Benarkah Anak-anak Lebih Berisiko Terinfeksi Varian Omicron? Ini Penjelasan Ahli

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 08 Desember 2021 | 09:48 WIB
Benarkah Anak-anak Lebih Berisiko Terinfeksi Varian Omicron? Ini Penjelasan Ahli
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay/educadormarcossv)

Suara.com - Sejak awal pandemi virus corona Covid-19, anak-anak diketahui memiliki respons kekebalan lebih kuat terhadap virus corona. Saat itu, mayoritas orang usia muda mengalami gejala ringan hingga sedang tanpa ada tanda-tanda komplikasi.

Terlepas dari gejala yang paling umum seperti demam, kelelahan, batuk dan sindrom inflamasi multisistem, tidak ada kasus rawat inap atau kematian yang signifikan akibat virus corona Covid-19 pada anak-anak.

Tapi sekarang, para ahli percaya bahwa anak-anak lebih berisiko tertular virus corona Covid-19 dan mengalami gejala parah di tengah munculnya varian Omicron.

Karena, masih banyak anak-anak dan remaja di bawah usia 18 tahun yang belum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Varian Omicron (B.1.1.529) pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan sekarang ditemukan di beberapa negara yang diyakini sangat menular.

Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay/mohamed_hassan)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyatakan varian Omicron ini sebagai varian perhatian karena memiliki lebih dari 30 mutasi pada protein lonjakannya. Sehingga, hal ini memungkinkan virus menghindari antibodi yang diinduksi oleh vaksin Covid-19.

Akibat munculnya varian Omicron, jumlah infeksi virus corona Covid-19 juga mengalami peningkatan di seluruh dunia. Tapi, sekarang belum ada kasus kematian terkait varian Omicron.

Dampak Varian Omicron Pada Anak-anak

Laporan terbaru dari Afrika Selatan menunjukkan bahwa lebih banyak anak dirawat di rumah sakit dengan gejala sedang hingga parah setelah muncul varian Omicron.

baca juga

Menurut Dr Rudo Mathivha, kepala Perawatan Intensif di rumah sakit Chris Hani Baragwanath, rumah sakit ini menerima sekitar 5-10 anak sekaligus.

Dokter pun menyoroti 2 kasus virus corona parah, di mana anak usia 15 tahun meninggal karena virus corona Covid-19 dan anak usia 17 tahun menjalani perawatan di ICU.

Tapi dilansir dari Times of India, pihak rumah sakit belum bisa memastikan keduanya menderita varian Omicron atau tidak.

"Kami sekarang melihat anak-anak datang dengan gejala sedang hingga parah sampai membutuhkan oksigen tambahan, terapi suportif, perlu tinggal di rumah sakit selama beberapa hari," kata Dr Mathivha.

Dr Mathiva mengatakan anak-anak itu juga tidak masalah kesehatan serius sebelumnya. Anak-anak itu hanya mengalami demam selama 2 hari pertama, kemudian kondisinya memburuk lebih cepat.

Para ahli dan dokter pun mendesak upaya vaksinasi untuk anak-anak. Sekarang ini, beberapa negara telah mengupayakan vaksinasi bagi anak usia di atas 12 tahun yang memenuhi syarat, tetapi masih banyak juga negara yang belum menerapkannya.

Sedangkan, Dr Mathiva percaya bahwa tindakan yang tepat, mengikuti perilaku yang sesuai selama pandemi Covid-19 dn vaksinasi bisa membantu melindungi anak-anak tersebut dari virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pria Lebih Banyak Menyebarkan Virus Corona Covid-19

Studi: Pria Lebih Banyak Menyebarkan Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 08 Desember 2021 | 09:05 WIB

Anthony Fauci Sebut Varian Omicron Tak Lebih Berbahaya dari Varian Delta

Anthony Fauci Sebut Varian Omicron Tak Lebih Berbahaya dari Varian Delta

Health | Rabu, 08 Desember 2021 | 08:29 WIB

Ilmuwan: Pandemi setelah Virus Corona Covid-19 Bisa Lebih Mematikan

Ilmuwan: Pandemi setelah Virus Corona Covid-19 Bisa Lebih Mematikan

Health | Rabu, 08 Desember 2021 | 08:06 WIB

Terkini

Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya

Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya

Video | Selasa, 22 September 2026 | 19:40 WIB

7 Wallpaper HP Pembawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

7 Wallpaper HP Pembawa Hoki dan Rezeki Menurut Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 19:40 WIB

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Ramalan Shio 23 September 2026, 4 Shio Ini Mulai Lepas dari Kesepian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 19:31 WIB

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Mengapa Bahasa Pakar Bikin Politisi Meradang? Menjembatani Sains-Populisme

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bulog Belum Dapat 100% Kuota, Minyakita Masih Rp20 Ribu

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:30 WIB

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Bisa Dikuasai Anak Ranking Bawah, Ini Rahasia Paham Aturan Sinus dan Cosinus untuk UTBK SNBT

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 19:27 WIB

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

Viral Video Jurnalis Sekaligus Calon Gubernur Peru Susy Isabel Tewas Ditembak Saat Kampanye

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:25 WIB

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

Desil Tak Sesuai, Perempuan Mahardhika Soroti Dampaknya ke Korban KDRT

News | Selasa, 22 September 2026 | 19:21 WIB

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Kutukan Merenggut Jiwa di Hutan Larangan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 19:20 WIB

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

PNM Peduli Hadirkan Trauma Healing untuk Dukung Nasabah Flores NTT Bangkit dan Kembali Berusaha

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 19:17 WIB

×