Data Terbaru: Varian Omicron Bisa Menginfeksi Orang yang Sudah Vaksinasi

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 10 Desember 2021 | 15:17 WIB
Data Terbaru: Varian Omicron Bisa Menginfeksi Orang yang Sudah Vaksinasi
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Pixabay)

Suara.com - Data terbaru menunjukkan varian Omicron bisa menyebabkan infeksi terobosan atau infeksi pada orang yang sudah vaksinasi penuh, meskipun varian baru virus corona Covid-19 ini hanya menyebabkan gejala ringan.

Sejauh ini, varian Omicron diketahui hanya menyebabkan gejala mirip pilek atau flu. Para ahli mengatakan hal itu bisa membuat varian Omicron lebih sulit dideteksi.

Apalagi, orang-orang mungkin tidak akan melakukan tes Covid-19 bila tidak mengalami gejala utama virus corona Covid-19, seperti batuk, demam dan kehilangan indera penciuman atau perasa.

Selain itu, kasus rawat inap mungkin juga akan meningkat ketika varian baru virus corona ini menyebar, baik pada orang yang sudah vaksinasi maupun belum.

Tapi dilansir dari The Sun, tingkat kasus infeksi varian Omicron pada orang yang sudah vaksinasi masih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 merupakan cara paling efektif untuk melindungi Anda dari virus.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)

Menurut Studi Zoe Covid, sekitar 83.658 orang mengalami gejala virus corona Covid-19 setiap hari, jumlah ini naik dari minggu lalu yang sekitar 80.483.

Studi ini memperkirakan 25.411 di antaranya adalah orang yang sudah vaksinasi, jumlah ini juga naik 24.926 dibandingkan minggu lalu.

Studi itu menemukan jumlah kasus baru meningkat setiap harinya pada orang yang berusia di bawah 55 tahun, tapi tetap rendah pada mereka yang berusia di atas 55 tahun.

Hal ini menunjukkan bahwa suntikan booster vaksin Covid-19 yang diberikan pada kelompok usia ini bekerja untuk memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap varian Delta, yang masih menjadi strain dominan.

Tim Spector, profesor epidemiologi genetik di King's College London dan ilmuwan utama dalam studi Zoe, mengatakan tanda-tanda awal menunjukkan varian Omicron ini bisa menginfeksi orang yang sudah vaksinasi tapi hanya menyebabkan gejala pilek ringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cakupan Vaksinasi Dosis Lengkap Tembus 75 Persen, Bantul Klaim Capai Herd Immunity

Cakupan Vaksinasi Dosis Lengkap Tembus 75 Persen, Bantul Klaim Capai Herd Immunity

Jogja | Jum'at, 10 Desember 2021 | 14:09 WIB

Picu Kekhawatiran, WHO Rilis Tingkat Kematian Varian Omicron

Picu Kekhawatiran, WHO Rilis Tingkat Kematian Varian Omicron

Health | Jum'at, 10 Desember 2021 | 12:43 WIB

Wujudkan Kekebalan Bersama, Akhir Tahun Target Vaksinasi COVID-19 Capai 70 Persen

Wujudkan Kekebalan Bersama, Akhir Tahun Target Vaksinasi COVID-19 Capai 70 Persen

Lampung | Jum'at, 10 Desember 2021 | 12:10 WIB

Terkini

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB