Array

Kemenkes Akan Sosialisasikan Kesehatan Organ Reproduksi Kepada Santri di Pesantren

Sabtu, 11 Desember 2021 | 15:35 WIB
Kemenkes Akan Sosialisasikan Kesehatan Organ Reproduksi Kepada Santri di Pesantren
Pendidikan Seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Menyoroti kasus pemerkosaan belasan santriwati hingga hamil di salah satu Pesantren di Bandung, Jawa Barat, Kementerian Kesehatan atau Kemenkes akan 'masuk' ke pesantren untuk sosialisasi kesehatan organ reproduksi sekaligus pendidikan seksual.

Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Kesehatan Masyarakat, drg. Kartini Rustandi, M.Kes, cara ini dilakukan dengan menggandeng para ibu muslimah dari Nahdlatul Ulama (NU), agar petugas kesehatan bisa memberikan penyuluhan di pesantren.

"Sekarang tahun ke depannya ini, kita sudah mulai masuk ke pesantren-pesantren, kita manfaatkan ibu-ibu muslimah, ibu NU, untuk membina pesantren. Tentu kembali lagi harus dikuatkan oleh teman-teman di puskesmas maupun dinas kesehatan," ujar drg. Kartini di Boyolali, Jawa Timur, Sabtu (11/12/2021).

Kebijakan ini diambil agar materi pendidikan seks dan kesehatan organ reproduksi tidak lagi dianggap tabu, dan jadi salah satu informasi kesehatan yang perlu diperhatikan, termasuk oleh remaja di pesantren.

"Kalau dibilang sekaligus, ya, nggak bisa dibilang sekaligus, kita bertahap memulai, bahwa bagaimana adik-adik kita paham reproduksi," jelasnya.

Drg. Kartini juga mengatakan bahwa sudah seharusnya para orangtua, ahli, media berita, hingga media sosial tidak ragu membahas pendidikan seks dan memberikan informasi kesehatan organ reproduksi secara baik dan benar. Dengan begitu, pengetahuan yang didapat tidak setengah-setengah.

"Memang kita bilang kita beragama, tapi bukan berarti nggak boleh memberi informasi. Tabu jadi tantangan kita, justru itulah yang membuat kita setengah mati, kita harus apa," ungkapnya.

Menurut drg. Kartini, menyampaikan pendidikan seksual dan pengenalan kesehatan organ reproduksi bukan berarti mengarahkan anak untuk melakukan seks bebas.

Tapi untuk mendidik anak mengetahui tentang kesehatan organ intim, tujuannya agar tidak terserang berbagai penyakit seksual menular atau IMS, dan berbagai penyakit tidak menular di organ intim.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Minta Hukuman Mati Ustad yang Hamili Santri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI