China Uji Efektivitas Vaksin Sinovac untuk Varian Omicron

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 11 Desember 2021 | 19:00 WIB
China Uji Efektivitas Vaksin Sinovac untuk Varian Omicron
Ilustrasi vaksin Covid-19 [Foto: Antara]

Suara.com - China sedang menguji vaksin Sinovac buatannya dalam melawan varian Omicron. Tetapi, hasil penelitian laboratorium pasti akan memakan waktu cukup lama.

Uji klinis vaksin Sinovac ini menyusul Pfizer Inc. yang telah menguji vaksin Covid-19 buatannya, yakni vaksin Pfizer dalam melawan varian Omicron.

Mereka menemukan bahwa tingkat antibodi penetralisir vaksin Pfizer terhadap varian Omicron menurun, bila dibandingkan terhadap virus corona Covid-19 aslinya. Tapi, suntikan booster vaksin Pfizer bisa membantu melindungi orang dari varian Omicron.

Saat ini dilansir dari Bloomberg News, perusahaan pembuat vaksin Sinovac yang berbasis Beijing sedang melakukan penelitian serupa yang dilakukan oleh Pfizer, menggunakan pseudovirus.

Pseudovirus merupakan pengganti yang dimodifikasi secara genetik untuk patogen. Tapi, mereka belum bisa memberi kepastian mengenai kapan hasilnya akan keluar.

Ilustarasi virus corona Covid-19, varian Omicron. (pixabay)
Ilustarasi virus corona Covid-19, varian Omicron. (pixabay)

Mereka perlu memastikan seberapa baik vaksin Sinovac dalam mencegah infeksi varian Omicron. Tetapi, vaksin Covid-19 ini memang lebih rendah dalam mencegah penularan dan infeksi simtomatik akibat virus corona Covid-19 daripada vaksin mRNA.

Meski begitu, vaksin Sinovac tetap efektif mencegah infeksi parah dan kematian akibat virus corona Covid-19 aslinya dan varian Delta.

Mereka mengatakan sekarang ini sudah mendapatkan sampel varian Omicron dan sedang mempelajari seberapa baik antibodi yang diinduksi oleh vaksin Covid-19 buatannya dalam merespons virus hidup.

Saat ini, varian Omicron memang memicu kekhawatiran karena diduga lebih berbahaya dibandingkan varian Delta.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memperingatkan varian Omicron ini bisa memicu lonajakan kasus infeksi yang parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda dengan Varian Pendahulu, Jangan Abaikan 5 Gejala Varian Omicron Ini!

Beda dengan Varian Pendahulu, Jangan Abaikan 5 Gejala Varian Omicron Ini!

Health | Sabtu, 11 Desember 2021 | 14:18 WIB

Cegah Varian Omicron, Kemenkes Gunakan Metode PCR Khusus

Cegah Varian Omicron, Kemenkes Gunakan Metode PCR Khusus

Video | Sabtu, 11 Desember 2021 | 14:00 WIB

Ahli: Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Tetap Efektif Lawan Varian Omicron

Ahli: Suntikan Booster Vaksin Covid-19 Tetap Efektif Lawan Varian Omicron

Health | Sabtu, 11 Desember 2021 | 12:11 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB