Plt Dirjen Kesmas Kemenkes Kartini Rustandi: Anak Belum Imunisasi Rutin, Kita Sweeping!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 12 Desember 2021 | 08:35 WIB
Plt Dirjen Kesmas Kemenkes Kartini Rustandi: Anak Belum Imunisasi Rutin, Kita Sweeping!
Plt Dirjen Kesehatan Masyarakat, drg. Kartini Rustandi, M.Kes. (Dok. Kemenkes RI)

Bagi sebagian orang yang takut pergi ke Puskesmas atau klinik, maupun masyarakat yang tinggal jauh di pedesaan. Apakah Kemenkes masih melakukan sistem jemput bola ke rumah masyarakat untuk imunisasi anak?

Iya, kalau teman-teman di lapangan itu sekarang Posyandu terbatas (karena kapasitas). Kemarin saya di Bekasi dan di Kolaka kita melihat Posyandu.

Jadi ketika mereka tidak hadir, ya kader itu datang ke rumah untuk mengukur panjang bayinya, berat bayinya, dan mencatat.

Memang keterlambatan informasi, mereka selesai mencatat harus balik lagi ke Puskesmas, dan dari satu rumah ke rumah. Tidak bisa untuk satu orang dikumpulkan, kan beda itu sudah dilakukan mereka.

Artinya mereka dalam kondisi apapun tetap melakukan imunisasi.

Adakah saat ini daerah di Indonesia yang perlu mendapat perhatian lebih, karena target imunisasi anaknya masih tertinggal karena pandemi?

Semua harus dilihat setiap daerah. Apalagi kesehatan itu salah satunya sudah di otonomi daerah.

Nah, kita hanya memotret mengingatkan kepada pemerintah daerah, kepada puskesmas untuk melaksanakan imunisasi anak.

Lalu, apakah pandemi sudah mulai terkendali di Indonesia, dan sudahkah terlihat tingkat imunisasi anak di Indonesia membaik, seperti awal sebelum pandemi?

baca juga

Ya istilahnya sudah mulai. Yah, walaupun namanya orang masih sebagian takut keluar. Tapi sebagian sudah bisa, tentunya banyak ibu-ibu ingin anaknya sehat jadi ke posyandu.

Oh kemarin saya di Irian Jaya, juga di Papua di Posyandu Griya tetap melakukan (imunisasi). Bahkan mereka datang hampir 40 anak datang, jadi tetap mereka lakukan.

Kalau bisa diperkirakan dalam jumlah persentase, kira-kira berapa persen tingkatan imunisasi rutin anak sudah kembali seperti sedia kala sebelum pandemi?

Sebetulnya kalau secara umum 50 persen melaksanakan. Semuanya melaksanakan, hanya memang dengan Posyandu sekarang yang biasanya (boleh datang) 70 orang, sekarang tidak boleh penuh (karena kapasitas dibatasi).

Berarti ada pilihan dua, sebagian minggu ini dan minggu depan. Kalau misalnya sebulan dua sekali, mungkin ini adalah satu bulan sekali, jadi dibagi grup satu, grup dua, tapi bisa juga ada yang sekali tapi sisanya dia cicil berjalan.

Terakhir, adakah tips untuk para ibu dan anak agar kesehatan terjaga, pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan baik, sehingga tidak terjadi stunting?

Pastinya kepada ibu mulai dari dirinya harus menjaga diri sehat, supaya dia bisa menjadi calon ibu yang sehat. Sehat itu bukan hanya program tablet tambah darah, lho. Pola makan sehat, olahraga cukup itu harus.

Lalu yang kedua, kalau dia jadi calon ibu, lalu sudah tahu hamil, maka dia harus betul-betul memantau kehamilannya.

Sekarang ada kebijakan dari Kemenkes diharapkan minimal 6 kali, kalau dulu cuma 4 kali selama kehamilan sembilan bulan.

Kenapa, karena kita ingin lebih pantau lebih ketat lagi, itu PR-nya orang kesehatan.

Setelah itu dia harus melahirkan di fasilitas kesehatan. Lalu anaknya, yang pertama, tolong diperhatikan bisa memberikan inisiasi menyusui dini dan memberikan ASI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Kesehatan Pengungsi, Kemenkes Periksa Kualitas Udara Pengungsian Gunung Semeru

Jaga Kesehatan Pengungsi, Kemenkes Periksa Kualitas Udara Pengungsian Gunung Semeru

Health | Sabtu, 11 Desember 2021 | 04:05 WIB

Vaksinasi Covid-19 Ditargetkan Capai 70 Persen Akhir Tahun 2021 Ini

Vaksinasi Covid-19 Ditargetkan Capai 70 Persen Akhir Tahun 2021 Ini

Bekaci | Jum'at, 10 Desember 2021 | 08:35 WIB

Banyak Penyintas Covid-19 Terlilit Utang ke RS, Ada yang Mencapai Ratusan Juta

Banyak Penyintas Covid-19 Terlilit Utang ke RS, Ada yang Mencapai Ratusan Juta

News | Kamis, 09 Desember 2021 | 16:34 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×