Bagi sebagian orang yang takut pergi ke Puskesmas atau klinik, maupun masyarakat yang tinggal jauh di pedesaan. Apakah Kemenkes masih melakukan sistem jemput bola ke rumah masyarakat untuk imunisasi anak?
Iya, kalau teman-teman di lapangan itu sekarang Posyandu terbatas (karena kapasitas). Kemarin saya di Bekasi dan di Kolaka kita melihat Posyandu.
Jadi ketika mereka tidak hadir, ya kader itu datang ke rumah untuk mengukur panjang bayinya, berat bayinya, dan mencatat.
Memang keterlambatan informasi, mereka selesai mencatat harus balik lagi ke Puskesmas, dan dari satu rumah ke rumah. Tidak bisa untuk satu orang dikumpulkan, kan beda itu sudah dilakukan mereka.
Artinya mereka dalam kondisi apapun tetap melakukan imunisasi.
Adakah saat ini daerah di Indonesia yang perlu mendapat perhatian lebih, karena target imunisasi anaknya masih tertinggal karena pandemi?
Semua harus dilihat setiap daerah. Apalagi kesehatan itu salah satunya sudah di otonomi daerah.
Nah, kita hanya memotret mengingatkan kepada pemerintah daerah, kepada puskesmas untuk melaksanakan imunisasi anak.
Lalu, apakah pandemi sudah mulai terkendali di Indonesia, dan sudahkah terlihat tingkat imunisasi anak di Indonesia membaik, seperti awal sebelum pandemi?
Ya istilahnya sudah mulai. Yah, walaupun namanya orang masih sebagian takut keluar. Tapi sebagian sudah bisa, tentunya banyak ibu-ibu ingin anaknya sehat jadi ke posyandu.
Oh kemarin saya di Irian Jaya, juga di Papua di Posyandu Griya tetap melakukan (imunisasi). Bahkan mereka datang hampir 40 anak datang, jadi tetap mereka lakukan.
Kalau bisa diperkirakan dalam jumlah persentase, kira-kira berapa persen tingkatan imunisasi rutin anak sudah kembali seperti sedia kala sebelum pandemi?
Sebetulnya kalau secara umum 50 persen melaksanakan. Semuanya melaksanakan, hanya memang dengan Posyandu sekarang yang biasanya (boleh datang) 70 orang, sekarang tidak boleh penuh (karena kapasitas dibatasi).
Berarti ada pilihan dua, sebagian minggu ini dan minggu depan. Kalau misalnya sebulan dua sekali, mungkin ini adalah satu bulan sekali, jadi dibagi grup satu, grup dua, tapi bisa juga ada yang sekali tapi sisanya dia cicil berjalan.
Terakhir, adakah tips untuk para ibu dan anak agar kesehatan terjaga, pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan baik, sehingga tidak terjadi stunting?