Jaga Kesehatan Pengungsi, Kemenkes Periksa Kualitas Udara Pengungsian Gunung Semeru

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Sabtu, 11 Desember 2021 | 04:05 WIB
Jaga Kesehatan Pengungsi, Kemenkes Periksa Kualitas Udara Pengungsian Gunung Semeru
Kementerian Kesehatan melakukan pemeriksaan udara dan makanan di tempat pengungsian warga terdampak letusan Gunung Semeru. (Dok. ANTARA)

Suara.com - Pengungsi Gunung Semeru perlu mendapat perhatian, termasuk masalah kesehatan yang menghantui. Sebab, risiko penularan penyakit meningkat di tempat pengungsian.

Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya, Jawa Timur, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kesehatan melakukan pemeriksaan udara dan makanan di tempat pengungsian warga terdampak letusan Gunung Semeru.

Analis Laboratorium BBTKLPP Surabaya Arifah Hendra di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat mengatakan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan kualitas udara ambien (udara bebas) dan udara ruang, serta pengawasan kualitas makanan dan air bersih.

"Ini kami melakukan pemeriksaan kualitas udara, kemudian juga kualitas makanan. Untuk makanan, itu sampelnya dari dapur umum," kata Arifah.

Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban erupsi Gunung Semeru. [ANTARA]
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban erupsi Gunung Semeru. [ANTARA]

Salah satu lokasi yang dilakukan pemeriksaan kualitas udara oleh Tim Reaksi Cepat BBTKLPP Surabaya adalah pada Posko Pengungsian SDN 4 Supiturang, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo.

Ia menambahkan, sementara untuk pemeriksaan makanan, akan dilakukan pada dapur umum yang ada di area tersebut. Pemeriksaan makanan dilakukan untuk melihat kandungan nitrat, nitrit, boraks, formalin dan E.coli.

"Kita akan ambil sampelnya. Jadi dalam satu hari, ada tiga sampel. Semua dapur umum kita periksa," ujarnya.

Hasil dari pemeriksaan dan pengambilan sampel tersebut nantinya akan dianalisa terlebih dahulu di laboratorium yang ada. Kemudian, hasil analisa dan evaluasi akan dilaporkan kepada Kementerian Kesehatan.

"Jadi setiap hari kita melaporkan hasil-hasil pemantauan. Karena memang kita tidak boleh kosong. Harus secara bergantian, itu harus selalu ada," katanya.

Baca Juga: Hujan Diprediksi Guyur Wilayah Gunung Semeru Tiga Hari Ke Depan, Warga Diminta Waspada

Gunung Semeru meletus pada 4 Desember 2021 dan mengeluarkan awan panas guguran (APG) mengarah ke Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kurang lebih pukul 15.20 WIB.

Kecamatan Pronojiwo merupakan salah satu wilayah terdampak cukup parah akibat letusan Gunung Semeru yang terjadi pada 4 Desember 2021. Pada kecamatan tersebut, ada sepuluh lokasi pengungsian dengan jumlah pengungsi mencapai 525 jiwa.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Kamis (9/12) pukul 12.00 WIB, menyebabkan 43 orang meninggal dunia dan 104 orang luka-luka. Dari total warga yang mengalami luka tersebut, 32 orang mengalami luka berat, dan sisanya luka sedang. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI