Berhenti Merokok Bisa Memicu Kenaikan Berat Badan? Ternyata Ini Sebabnya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 14 Desember 2021 | 10:50 WIB
Berhenti Merokok Bisa Memicu Kenaikan Berat Badan? Ternyata Ini Sebabnya
Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]

Suara.com - Orang yang berhenti merokok mungkin akan mengalami banyak perubahan dalam tubuhnya, seperti terlihat lebih bugar, sehat dan ada pula yang mengalami kenaikan berat badan.

Sayangnya, banyak orang tidak ingin berhenti merokok karena efek kenaikan berat badan tersebut. Sedangkan, penyebab kenaikan berat badan setelah berhenti merokok ini belum jelas.

Karena, penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang tidak makan lebih banyak setelah berhenti merokok.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan hari ini di Nature, para peneliti Weizmann Institute of Science melaporkan bahwa obesitas yang berkembang setelah berhenti merokok pada tikus bisa diatur oleh pengatur berat badan yang dibersihkan oleh mikroba usus mereka.

“Temuan kami menunjukkan bagaimana inang dan mikrobioma bertindak sebagai mitra dalam mengatur berat badan dan metabolisme,” kata Prof Eran Elinav dari Departemen Imunologi Weizmann dikutip dari Times of India.

Senyawa yang mereka temukan bisa menjadi petunjuk untuk metode perawatan medis baru yang membantu mencegah kenaikan berat badan ketika berhenti merokok.

Ilustrasi merokok (freepik.com/ArthurHidden)
Ilustrasi merokok (freepik.com/ArthurHidden)

Selain itu, senyawa ini dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi terapi untuk melawan kenaikan berat badan, bahkan di kalangan orang yang bukan perokok.

Leviel Fluhr, Uria Mor, dan Dr. Hagit Shapiro dari lab Elinav memimpin proyek ini, bersama dengan anggota lab tambahan dan ilmuwan Weizmann lainnya.

Para peneliti menemukan bahwa tikus yang secara teratur terpapar asap rokok tidak mengalami kenaikan berat badan, meskipun mengonsumsi makanan tinggi lemak dan gula.

baca juga

Ketika paparan asap berhenti, berat badan tikus bertambah dengan cepat, seperti yang sering terjadi pada manusia setelah berhenti merokok.

Tetapi, berat badan mereka bertambah jauh lebih sedikit ketika berhenti merokok setelah diberi antibiotik spektrum luas yang digunakan mikrobioma mereka.

Hal ini membuktikan bahwa senyawa yang berhubungan dengan asap rokok seperti nikotin menembus usus tikus yang merokok dari aliran darah. Sehingga, ini mengubah bakteri usus yang dampaknya pada metabolisme tubuh.

Para peneliti pun mengumpulkan mikrobioma dari tikus untuk memastikan bahwa mikroba usus memang merupakan pengatur utama kenaikan berat badan ketika berhenti merokok.

Tikus penerima antibiotik mengembangkan keseimbangan mekroba yang serupa dengan yang diamati pada tikus merokok dan secara bertahap mengalami kenaikan berat badam.

Peningkatan berat badan secara signifikan terjadi pada tikus merokok ketika diobati dengan antibiotik sebelum transplantasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pengguna Vape dan Perokok Tembakau Mengalami Perubahan DNA

Studi: Pengguna Vape dan Perokok Tembakau Mengalami Perubahan DNA

Health | Rabu, 08 Desember 2021 | 15:56 WIB

Tembakau Altenatif Disarankan untuk Hilangkan Kebiasaan Merokok

Tembakau Altenatif Disarankan untuk Hilangkan Kebiasaan Merokok

Lampung | Kamis, 02 Desember 2021 | 14:14 WIB

Begini Cara Asap Rokok Bekerja Menjadi Racun Hingga Merusak Paru

Begini Cara Asap Rokok Bekerja Menjadi Racun Hingga Merusak Paru

Health | Rabu, 24 November 2021 | 14:54 WIB

Terkini

Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia

Profil Mitchell Baker Bomber Keturunan Semarang-Yogya Harapan Baru Timnas Indonesia

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:58 WIB

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:53 WIB

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 20:38 WIB

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

RUU Sisdiknas Dikritik, Wewenang Menteri Pilih Rektor Dinilai Ancam Demokrasi Kampus

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:37 WIB

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 20:30 WIB

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Review Viva Peeling Serum, Harga Rp20 Ribuan tapi Ampuh Bikin Wajah Glowing?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

Dinamika atau Ancaman? Ini Kata Sekjen Golkar soal Kaesang Incar Kursi DPR di Jateng

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:20 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 20:14 WIB

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:11 WIB

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 20:10 WIB

×