Haji Lulung Sempat Dirawat karena Serangan Jantung Sebelum Meninggal, Kenali Gejalanya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 14 Desember 2021 | 13:36 WIB
Haji Lulung Sempat Dirawat karena Serangan Jantung Sebelum Meninggal, Kenali Gejalanya
Haji Lulung [instagram]

Suara.com - Haju Lulung meninggal dunia pada Selasa, (14/12/2021). Menurut Anggota DPR RI dari fraksi PPP, Achmad Baidow, Haji Lulung wafat di Rumah Sakit Harapan Kita.

Sebelum wafat, politikus Abraham Lunggana alias Lulung dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, karena serangan jantung. Kondisinya membaik setelah mendapatkan perawatan medis.

Serangan jantung sendiri seperti dikutip dari Mayo Clinic, terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Penyumbatan paling sering adalah penumpukan lemak, kolesterol dan zat lain, yang membentuk plak di arteri yang memberi makan jantung (arteri koroner).

Terkadang, plak bisa pecah dan membentuk gumpalan yang menghalangi aliran darah. Aliran darah yang terputus dapat merusak atau menghancurkan bagian dari otot jantung.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan didampingi Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio saat menjenguk politikus PPP, Abraham Lunggana atau Haji Lulung, yang tengah dirawat di RS Harapan Kita, Jakarta Barat, Jumat (3/12/2021). [Ist]
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan didampingi Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio saat menjenguk politikus PPP, Abraham Lunggana atau Haji Lulung, yang tengah dirawat di RS Harapan Kita, Jakarta Barat, Jumat (3/12/2021). [Ist]

Tidak semua orang yang mengalami serangan jantung memiliki gejala yang sama atau memiliki tingkat keparahan gejala yang sama. Beberapa orang mengalami nyeri ringan; lain memiliki rasa sakit yang lebih parah. Beberapa orang tidak memiliki gejala.

Bagi yang lain, tanda pertama mungkin serangan jantung mendadak. Namun, semakin banyak tanda dan gejala yang Anda miliki, semakin besar kemungkinan Anda mengalami serangan jantung.

Beberapa serangan jantung menyerang tiba-tiba, tetapi banyak orang memiliki tanda dan gejala peringatan berjam-jam, berhari-hari atau berminggu-minggu sebelumnya.

Peringatan paling awal mungkin berupa nyeri dada berulang atau tekanan (angina) yang dipicu oleh aktivitas dan berkurang dengan istirahat. Angina disebabkan oleh penurunan sementara aliran darah ke jantung.

Serangan jantung, juga disebut infark miokard, bisa berakibat fatal, tetapi pengobatan telah meningkat secara drastis selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Elite PPP Melayat Jenazah Haji Lulung di RS Harapan Kita: Kami Kehilangan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI