6 Hal yang Harus Diperhatikan Pasien Autoimun Lupus Saat Akan Vaksinasi Covid-19

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 14 Desember 2021 | 17:52 WIB
6 Hal yang Harus Diperhatikan Pasien Autoimun Lupus Saat Akan Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Pasien dengan komorbid atau penyakit tertentu juga bisa disuntik vaksin Covid-19. Termasuk pengidap pasien autoimun lupus.

Hanya saja, memang ada beberapa hal yang harus lebih diperhatikan. Dokter spesialis penyakit dalam Prof. Dr. dr. Harry Isbagio, Sp.PD. menyampaikan bahwa vaksinasi sangat dibutuhkan pasien autoimun agar terhindar dari gejala parah apabila terinfeksi Covid-19. Juga tidak memperburuk kondisi lupus yang diidapnya.

"Pasien autoimun, dibanding populasi umum, lebih berisiko tertular Covid-19. Risiko terkena kondisi penyakit berat juga meningkat dan mortalitas meningkat," kata Prof. Harry dalam webinar Perhimpunan Reumatologi Indonesia, Selasa (14/12/2021).

Ia menyampaikan, paling tidak ada enam hal yang perlu diketahui pengidap autoimun lupus saat akan vaksinasi Covid-19. Di antaranya:

  1. Sedapat mungkin dalam kondisi remisi atau tidak sedang kambuh.
  2. Menggunakan vaksin dengan virus nonaktif yang aman dan efikasi yang baik.
  3. Risiko terjadi kekambuhan pada autoimun pasca vaksinasi sangat kecil.
  4. Pasien perlu dimonitor pasca vaksinasi untuk kemungkinan anafilaktik.
  5. Obat autoimun dapat dilanjutkan sebelum dan sesudah vaksinasi, kecuali untuk kortikosteroid perlu disesuaikan dosisnya.
  6. Protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 tetap dilakukan walau sudah vaksin.

"Keuntungan melakukan vaksinasi lebih besar daripada risiko terkena Covid-19. Risiko terjadi kambuh pasca vaksinasi juga sangat kecil," ucapnya.

Diakui Prof. Harry, karena sistem imun pada pasien autoimun juga sudah terganggu, kemungkinan antibodi yang terbentuk dari vaksin akan lebih cepat menurun dibandingkan orang normal. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar pasien autoimun juga melakukan suntik vaksin hingga dosis ketiga atau booster.

"Kalau normal bisa bertahan 6 bulan. Tapi pada auotimun, karena konsumsi obat, jadi lebih pendek. Mungkin hanya 3 bulan. Ada kemungkinan juga tidak terbentuk semua antibodinya dalam darah. Jadi harus divaksinasi ulang. Kalau memang ada booster, sebaiknya diberikan dengan harapan titer antibodi bisa meningkat lagi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capaian Vaksinasi Hampir 100 Persen, Balikpapan Dapat Penghargaan Karena Itu

Capaian Vaksinasi Hampir 100 Persen, Balikpapan Dapat Penghargaan Karena Itu

Kaltim | Selasa, 14 Desember 2021 | 15:26 WIB

Vaksinasi COVID-19 Anak Dimulai, Ini Pesan Dokter untuk Vaksinator

Vaksinasi COVID-19 Anak Dimulai, Ini Pesan Dokter untuk Vaksinator

Lampung | Selasa, 14 Desember 2021 | 14:37 WIB

Dokter Ungkap Sebab Autoimun Lupus Lebih Rentan Terjadi Pada Perempuan

Dokter Ungkap Sebab Autoimun Lupus Lebih Rentan Terjadi Pada Perempuan

Health | Selasa, 14 Desember 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya

Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur

Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:10 WIB

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

×