Ada Kematian Pertama Pasien Varian Omicron, Inggris Malah Hapus Daftar Merah Negara Afrika

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 15 Desember 2021 | 07:14 WIB
Ada Kematian Pertama Pasien Varian Omicron, Inggris Malah Hapus Daftar Merah Negara Afrika
Ilustrasi - Jarum suntik medis dan botol terlihat di depan teks Omicron (B.1.1.529): SARS-CoV-2 di latar belakang. [ANTARA/Pavlo Gonchar/SOPA Images via Reuters]

Suara.com - Setealah melaporkan kematian pertama Covid-19 varian Omicron, Inggris malah melonggarkan aturan bagi pelancong yang datang dari negara-negara di Afrika.

Pemerintah Inggris menambahkan negara-negara bagian Afrika Selatan ke daftar merahnya pada akhir November, tak lama setelah dilaporkan temuan virus corona varian Omicron.

Daftar merah itu menandakan bahwa hanya penduduk Inggris yang datang dari negara Afrika yang mendapatkan izin masuk. Tapi harus menjalani karantina terlebih dahulu sebelum beraktivitas normal.

Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid telah menyampaikan kepada parlemen bahwa aturan tersebut tidak lagi berlaku mulai Rabu (15/12) pagi waktu Inggris.

"Sekarang ada transmisi komunitas Omicron di Inggris dan Omicron telah menyebar begitu luas di seluruh dunia, daftar merah perjalanan sekarang kurang efektif dalam memperlambat serbuan Omicron dari luar negeri," kata Javid, dikutip dari Channel News Asia.

"Kami akan mempertahankan langkah-langkah pengujian sementara untuk perjalanan internasional," imbuhnya.

Inggris masih mewajibkan semua pelancong yang masuk untuk melakukan PCR atau tes aliran lateral cepat maksimal 48 jam sebelum keberangkatan.

Sekretaris Transportasi Grant Shapps mengatakan langkah-langkah pengujian itu akan ditinjau pada minggu pertama Januari.

"Seperti biasa, kami tetap meninjau semua tindakan perjalanan dan kami dapat memberlakukan pembatasan baru jika diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat," katanya.

baca juga

Adapun sebelas negara yang dihapus dari daftar merah di antaranya Angola, Botswana, Eswantini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Nigeria, Afrika Selatan, Zambia, dan Zimbabwe.

Hingga saat ini, Inggris dilaporkan telah alami lonjakan kasus Covid-19 varian Ommicron. Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengumumkan ada 4.713 kasus varian Omicron hingga Senin (13/12).

Di hari yang sama, Inggris juga melaporkan kematian pertama pada pasien Covid-19 yang terinfeksi varian Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Bola Tadi Malam: Man City dan Bayern Pesta Gol, Aston Villa Hajar Norwich

Hasil Bola Tadi Malam: Man City dan Bayern Pesta Gol, Aston Villa Hajar Norwich

Bola | Rabu, 15 Desember 2021 | 07:00 WIB

Peneliti Afsel Sebut Vaksin Pfizer Beri Perlindungan dari COVID-19 Parah

Peneliti Afsel Sebut Vaksin Pfizer Beri Perlindungan dari COVID-19 Parah

Jogja | Rabu, 15 Desember 2021 | 07:05 WIB

Kabar Baik, Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Cetak Rekor Terendah Sejak Tahun Lalu

Kabar Baik, Jumlah Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Cetak Rekor Terendah Sejak Tahun Lalu

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 06:05 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×