6 Cara Mengatasi Sakit Kepala secara Sederhana Tanpa Minum Obat

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:43 WIB
6 Cara Mengatasi Sakit Kepala secara Sederhana Tanpa Minum Obat
Ilustrasi sakit kepala. (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Sakit kepala bisa terjadi karena banyak hal dan juga bisa menjadi tanda banyak gangguan kesehatan lain. Mulai dari penyebab ringan seperti kurang minum air putih, cuaca yang terlalu panas, hingga penyebab berat seperti keracunan makanan atau kondisi serius lain. Lalu bagaimana cara mengatasi sakit kepala?

Sebenarnya cara mengatasi sakit kepala harus disesuaikan dengan penyebab yang memicunya. Beberapa cara mengatasi yang sederhana dan efektif untuk sakit kepala ringan, misalnya seperti di bawah ini!

1. Minum Air Putih

Idealnya tubuh manusia bisa bekerja optimal dengan kadar cairan yang cukup. Sakit kepala, atau pusing, bisa jadi karena tubuh kekurangan cairan. Maka untuk mengatasinya, tingkatkan konsumsi air putih Anda.

2. Kurangi Tekanan di Kepala

Berarti secara harfiah, tekanan seperti penggunaan topi, atau kacamata VR atau AR, bisa jadi penyebab kepala terasa sakit. Hal yang sama juga terjadi ketika Anda memikirkan terlalu banyak hal dalam satu waktu. Kurangi tekanannya, dan rasakan sakit perlahan berkurang.

Sakit kepala (Pixabay/RobbinHiggins)
Sakit kepala (Pixabay/RobbinHiggins)

3. Istirahat di Tempat Minim Cahaya

Percaya atau tidak, cahaya yang terang dan berkedip yang terus menerus dilihat, bisa membuat kepala menjadi sakit. Tentu jika Anda baru saja berada di lokasi dengan penerangan seperti ini, istirahat di tempat minim cahaya bisa jadi solusinya.

4. Cukupi Waktu Istirahat

Sakit kepala juga bisa dipicu oleh kurangnya waktu istirahat yang didapatkan oleh tubuh. Bekerja terlalu keras hingga larut, kebiasaan begadang, dan lain sebagainya, sebaiknya dikurangi agar tubuh mendapatkan kesempatan untuk beristirahat.

5. Peregangan Tubuh

Terlalu lama duduk memandang monitor bisa membuat tubuh menjadi kaku dan stres. Kemudian sakit kepala bisa saja muncul setelahnya. Untuk mengurangi hal ini, lakukan pemanasan atau peregangan agar sirkulasi darah kembali lancar.

6. Kopi atau Teh Hangat

Dalam kadar yang masih wajar, kopi dan teh hangat bisa membantu mengurangi rasa sakit kepala yang muncul. Pembuluh darah yang melebar bisa sedikit disempitkan dengan kafein yang ada pada keduanya, sehingga rasa sakit kepala bisa dikurangi secara signifikan.

Well, tergantung apa penyebab sakit kepala yang Anda alami, cara mengatasi sakit kepala tersebut bisa dicoba. Tentu akan sangat baik jika Anda berkonsultasi dengan dokter kepercayaan, sehingga bisa diketahui penyebab asli dan solusi terbaiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Nyeri di Area Belakang Kepala? Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi

Sering Nyeri di Area Belakang Kepala? Bisa Jadi Tanda Kolesterol Tinggi

Health | Kamis, 09 Desember 2021 | 17:01 WIB

Terima Kado 'Obat Sakit Kepala', Ternyata Isinya Bukan Sembarang Obat

Terima Kado 'Obat Sakit Kepala', Ternyata Isinya Bukan Sembarang Obat

Hits | Selasa, 30 November 2021 | 13:46 WIB

Pria Ini Menderita Migrain selama 12 Tahun, Pulih setelah Menjalani Diet Nabati

Pria Ini Menderita Migrain selama 12 Tahun, Pulih setelah Menjalani Diet Nabati

Health | Selasa, 30 November 2021 | 09:46 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB