Dokter Ungkap Gejala Tak Biasa Varian Omicron yang Muncul Malam Hari

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 21 Desember 2021 | 17:50 WIB
Dokter Ungkap Gejala Tak Biasa Varian Omicron yang Muncul Malam Hari
Ilustrasi Dokter Ungkap Gejala Tak Biasa Varian Omicron yang Muncul Malam Hari (pexels)

Suara.com - Seorang dokter Inggris terkenal menyoroti beberapa gejala yang membedakan varian Omicron dari flu biasa dan bahkan jenis COVID-19 lainnya. Salah satunya termasuk keringat malam yang basah kuyup.

Dr. Amir Khan, seorang dokter di Layanan Kesehatan Nasional Inggris, menggambarkan episode yang membedakan sebagai "keringat malam yang basah kuyup di seorang Anda mungkin harus bangun dan mengganti pakaian. Demikian kata dia seperti dilansir dari NY Post.

Gejala lain dari Omicron adalah tenggorokan gatal dan bukan sakit, batuk kering, kelelahan ekstrem, dan nyeri otot ringan.

"Ini penting, dan penting bagi kita untuk tetap waspada terhadap gejala-gejala ini. Jika kita akan melacak Omicron dan melacaknya di seluruh dunia, kita harus dapat menguji orang dengan gejala ini," kata dia.

“Jika mereka membuka situs web NHS dan mengatakan mereka berkeringat di malam hari dan nyeri otot, mereka mungkin tidak dapat memesan tes PCR,” kata Khan. “Jadi kami membutuhkan situs web NHS untuk mengikuti gejala-gejala ini.”

Dokter di Afrika Selatan, tempat varian pertama kali terdeteksi pada November, juga mengatakan pasien Omicron melaporkan keringat malam yang membuat pakaian dan tempat tidur mereka basah kuyup.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Dr Angelique Coetzee, ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, mengatakan gejala utama Omicron berbeda dari varian Delta yang tersebar luas, yang penderitanya umumnya harus berurusan dengan demam tinggi, batuk baru dan kehilangan atau perubahan indera penciuman atau rasa, National of Scotland melaporkan.

“Jadi saya kembali melihat pasien yang mengalami batuk, demam, atau potensi gejala Covid seperti ini, tidak ideal tetapi harus dilakukan, kami meminta semua orang dewasa melakukan tes PCR terlebih dahulu sehingga kebanyakan anak-anak yang kita lihat seperti ini atau kunjungan rumah di mana itu sedikit lebih tidak terduga,” tulis Khan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Diimbau Pemerintah, Jumlah Warga RI yang Nekat Pergi ke Luar Negeri Malah Meningkat

Sudah Diimbau Pemerintah, Jumlah Warga RI yang Nekat Pergi ke Luar Negeri Malah Meningkat

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 14:34 WIB

Siti Fadilah Sebut Varian Omicron Didramatisasi, Seberapa Menular Sih Sebenarnya?

Siti Fadilah Sebut Varian Omicron Didramatisasi, Seberapa Menular Sih Sebenarnya?

Health | Selasa, 21 Desember 2021 | 14:27 WIB

Balas Ucapan Siti Fadilah Sebut Omicron Didramatisir, Satgas Covid Ungkit Pidato Jokowi

Balas Ucapan Siti Fadilah Sebut Omicron Didramatisir, Satgas Covid Ungkit Pidato Jokowi

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 14:23 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB