Dr Tirta Komentari Kasus Joki Vaksin Covid-19 16 Kali, Beri Saran untuk Periksa Antibodi

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 22 Desember 2021 | 19:50 WIB
Dr Tirta Komentari Kasus Joki Vaksin Covid-19 16 Kali, Beri Saran untuk Periksa Antibodi
Dokter Tirta [Instagram/@dr.tirta]

Suara.com - Dokter Tirta Mandira Hudhi, atau yang lebih dikenal sebagai dokter Tirta, ikut berkomentar soal joki vaksin Covid-19 yang sudah disuntik hingga 16 kali dalam tiga bulan.

Menurut lelaki lulusan Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) itu, ada banyak kemungkinan dalam efek samping dari vaksinasi Covid-19 hingga 16 kali.

Namun, dokter Tirta mengatakan pemeriksa harus memastikan bahwa joki tersebut benar-benar mendapat vaksin Covid hingga 8 dosis.

"Apalah efek divaksin Covid 16x? Banyak kemungkinan, pertama harus dicek dulu benar apa gak-nya dia vaksin 16x atau cuma ngaku-ngaku," tulisnya dalam unggahan Instagram Story, Selasa (21/12/2021).

Selain itu, joki bernama Abdul Rahim (49) asal Sulawesi Selatan itu harus diperiksa kadar titer antibodinya, sebah tes darah untuk mengetahui keberadaan dan tingkat antibodi dalam darah.

Komentar dokter Tirta (Instagram)
Komentar dokter Tirta (Instagram)

Dokter Tirta juga menjelaskan beberapa kemungkinan reaksi yang akan dialami oleh sang joki.

"Reaksi pertama, tentu kalo tubuh ga kuat adalah kemungkinan alergi. Reaksi kedua, tergantung vaksin yang diberikan dan durasi antar pemberian vaksinnya," sambungnya.

Ia melanjutkan apabila strain berbeda dam tubuh sang joki kuat, maka diduga titer antibodinya sangat tinggi.

Komentar dokter Tirta (Instagram)
Komentar dokter Tirta (Instagram)

"Virusnya jiper masuk tubuh dia, hahaha," canda dokter Tirta.

Tidak hanya itu, dokter Trita juga mengatakan bahwa kasus ini dapat menjadi penelitian yang tidak hanya dilakukan di Indonesia, tetapi juga di dunia.

Sebenarnya, joki vaksin Covid-19 ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Beberapa waktu lalu, seorang lelaki asal Selandia Baru mendapat 10 suntikan vaksin Covid-19 dalam satu hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

16 Kali Suntik, Joki Vaksin asal Pinrang Sebut Atasi Efek Samping Pakai Air Kelapa

16 Kali Suntik, Joki Vaksin asal Pinrang Sebut Atasi Efek Samping Pakai Air Kelapa

Health | Rabu, 22 Desember 2021 | 16:21 WIB

Viral! Joki Vaksin Covid-19 Disuntik 16 Kali, Pakar Ingatkan Ancaman Autoimun

Viral! Joki Vaksin Covid-19 Disuntik 16 Kali, Pakar Ingatkan Ancaman Autoimun

Health | Rabu, 22 Desember 2021 | 14:41 WIB

Kronologi Warga Pinang Jadi Joki Vaksin, Mengaku Divaksin 16 Kali Tarif Berbeda

Kronologi Warga Pinang Jadi Joki Vaksin, Mengaku Divaksin 16 Kali Tarif Berbeda

Sumsel | Rabu, 22 Desember 2021 | 09:13 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB