Digadang-gadang Jadi Obat Antivirus COVID-19, Paxlovid Siap Beredar di AS Tahun Depan

M. Reza Sulaiman

Kamis, 23 Desember 2021 | 21:55 WIB
Digadang-gadang Jadi Obat Antivirus COVID-19, Paxlovid Siap Beredar di AS Tahun Depan
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Produsen obat Pfizer Inc menyebut obat antivirus buatannya akan siap beredar di Amerika Serikat dalam waktu dekat, usai mendapatkan izin penggunaan darurat dari Food and Drug Administration (FDA).

Nantinya, obat berbentuk pil ini baru boleh diberikan kepada mereka yang berusia 12 tahun ke atas, sebagai salah satu upaya menangkal varian Omicron.

Paxlovid diklaim hampir 90 persen efektif dalam mencegah rawat inap dan kematian pada pasien dengan risiko tinggi penyakit parah, menurut data dari uji klinis perusahaan. Data lab terbaru menunjukkan bahwa obat tersebut tetap efektif melawan Omicron.

Pfizer menaikkan proyeksi produksi pada tahun 2022 menjadi 120 juta dari sebelumnya hanya 80 juta pil, dan mengatakan siap untuk memulai pengiriman di Amerika Serikat. Sebelumnya, ada obat antivirus yang juga digadang-gadang sebagai obat COVID-19 yakni ritonavir.

Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi obat antivirus Covid-19. (Pixabay)

Koordinator respons COVID-19 Gedung Putih Jeff Zients mengatakan pemerintah AS akan memiliki 265.000 kursus perawatan yang tersedia pada Januari dan pasokan akan meningkat di bulan-bulan berikutnya.

Pemerintah mengharapkan akan mengadakan 10 juta kursus yang telah dipesan dalam waktu enam bulan.

Pfizer mengatakan memiliki 180.000 kursus perawatan yang siap dikirimkan tahun ini. Kontrak pemerintah AS untuk 10 juta kursus obat dihargai 530 dolar AS per kursus.

Keputusan Food and Drug Administration (FDA) mengeluarkan otorisasi darurat untuk perawatan itu hadir ketika AS memerangi lonjakan kasus COVID-19 yang didorong oleh varian Omicron, dengan Presiden Joe Biden mengumumkan rencana untuk lebih banyak vaksinasi dan situs pengujian federal.

Obat ini dapat mengisi celah pengobatan yang dibuka oleh varian Omicron, kata William Schaffner, ahli penyakit menular terkemuka dari Vanderbilt University School of Medicine.

baca juga

Perawatan antibodi monoklonal yang paling banyak digunakan untuk COVID-19 terbukti kurang efektif dalam memerangi varian dan ada persediaan terbatas dari satu perawatan tersisa yang berfungsi, katanya.

Antibodi monoklonal biasanya diberikan secara intravena di rumah sakit, tidak tersedia secara luas dan lebih dari dua kali harga pil Pfizer.

Varian Omicron, pertama kali diidentifikasi di Afrika selatan dan Hong Kong pada bulan November, telah menyebar ke seluruh dunia dan sekarang merupakan lebih dari 70 persen kasus virus corona baru di Amerika Serikat, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS. Infeksi dan vaksin sebelumnya telah ditunjukkan dalam penelitian hanya sebagian mencegah infeksi dari varian, meskipun suntikan booster memang meningkatkan perlindungan.

FDA mengatakan pihaknya mengizinkan Paxlovid untuk penggunaan darurat untuk pengobatan penyakit ringan hingga sedang pada orang dewasa dan anak-anak berusia 12 tahun ke atas yang berisiko tinggi untuk berkembang menjadi COVID-19 yang parah.

Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter dan harus dimulai sesegera mungkin setelah diagnosis COVID-19 dan dalam waktu lima hari setelah timbulnya gejala, kata FDA. Pil dimaksudkan untuk diminum setiap 12 jam selama lima hari.

Sementara uji klinis tidak termasuk pasien di bawah usia 18 tahun, kata Pfizer, rejimen dosis orang dewasa yang berwenang diharapkan menghasilkan tingkat konsentrasi obat yang sebanding dalam darah pada pasien anak 12 dan lebih tua dengan berat setidaknya 40 kg (88,2 lbs).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Kimia Farma dan Pfizer Genjot Vaksinasi Pneumonia

Kimia Farma dan Pfizer Genjot Vaksinasi Pneumonia

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:45 WIB

Produsen Vaksin Covid-19 Pfizer Digugat Karena Dituding Sembunyikan Risiko dan Klaim Palsu Soal Efektivitas

Produsen Vaksin Covid-19 Pfizer Digugat Karena Dituding Sembunyikan Risiko dan Klaim Palsu Soal Efektivitas

Health | Selasa, 18 Juni 2024 | 12:46 WIB

Pfizer Bakal Pasok Indonesia Dengan Terapi Antiviral Oral untuk Bantu Perangi Covid-19

Pfizer Bakal Pasok Indonesia Dengan Terapi Antiviral Oral untuk Bantu Perangi Covid-19

Health | Senin, 09 Januari 2023 | 19:24 WIB

Bantu Indonesia Lawan Virus Corona Baru, AS Kirim Tambahan 5 Juta Dosis Vaksin Pfizer

Bantu Indonesia Lawan Virus Corona Baru, AS Kirim Tambahan 5 Juta Dosis Vaksin Pfizer

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:31 WIB

Berikan Lebih Dari 40 Juta Dosis, Amerika Dorong Cakupan Vaksinasi Covid di Indonesia

Berikan Lebih Dari 40 Juta Dosis, Amerika Dorong Cakupan Vaksinasi Covid di Indonesia

News | Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:16 WIB

Dokter Ungkap Tidak Semua Pasien Cacar Monyet Butuh Obat Antivirus, Ini Kriterianya

Dokter Ungkap Tidak Semua Pasien Cacar Monyet Butuh Obat Antivirus, Ini Kriterianya

Health | Sabtu, 17 September 2022 | 09:00 WIB

Kabar Baik, Efektivitas Vaksin Pfizer Tembus 73 Persen Pada Anak di Bawah 4 Tahun

Kabar Baik, Efektivitas Vaksin Pfizer Tembus 73 Persen Pada Anak di Bawah 4 Tahun

Health | Sabtu, 27 Agustus 2022 | 10:16 WIB

Ahli: Pil Covid-19 Paxlovid Tidak Beri Manfaat Apapun pada Orang Dewasa Muda!

Ahli: Pil Covid-19 Paxlovid Tidak Beri Manfaat Apapun pada Orang Dewasa Muda!

Health | Jum'at, 26 Agustus 2022 | 16:00 WIB

Badan POM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Berbentuk Tablet dari Pfizer

Badan POM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Berbentuk Tablet dari Pfizer

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 17:01 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×