Para Ahli Sebut Anak-anak Tak Perlu Suntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 25 Desember 2021 | 13:33 WIB
Para Ahli Sebut Anak-anak Tak Perlu Suntik Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Pexels)

Suara.com - Di tengah kekhawatiran varian Omicron, para ahli kembali mengingatkan pentingnya suntik vaksin Covid-19 lengkap. Bahkan, suntikan booster vaksin Covid-19 pun dipercaya mampu melindungi dari varian baru virus corona Covid-19.

Dalam hal ini, sejumlah negara pun berupaya untuk memberikan vaksin Covid-19 pada anak-anak agar lebih terlindungi dari varian Omicron.

Tapi, Dr Jayaprakash Muliyil, anggota Kelompok Penasihat Teknis Nasional untuk Imunisasi di India (NTAGI) baru-baru ini mengatakan bahwa anak-anak tidak perlu suntik vaksin Covid-19 sekarang ini.

Ia mengatakan bahwa suntik vaksin Covid-19 untuk anak-anak sekarang ini masih belum terlalu mendesak, terutama di negaranya, India.

"India belum menemukan satu kematian akibat virus corona di antara anak-anak di bawah usia 12 tahun. Melainkan, daftar kematian anak-anak akibat kanker, leukemia dan penyakit lainnya yang tidak berkaitan dengan Covid-19," kata Dr Muliyil dikutip dari Times of India.

Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Padahal, sekarang ini banyak dokter dan ahli yang menuntut vaksinasi untuk anak-anak. Beberapa mengklaim bahwa anak-anak memiliki respons kekebalan yang kuat terhadap virus corona baru.

Sedangkan, beberapa lainnya prcaya bahwa mayoritas penduduk India sudah memiliki kekebalan secara alami dari gelombang kedua pandemi.

Bahkan, banyak yang mengklaim varian Omicron hanya memicu gejala ringan sehingga aman untuk anak-anak.

Sejauh ini, belum ada laporan konklusif yang menyarankan atau menentang vaksinasi di kalangan anak-anak.

Tapi, para ahli berusaha berdiskusi dengan dokter anak untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai vaksin Covid-19 untuk anak-anak.

Di samping itu Dr Santosh Kumar, Konsultan Neonatologi & Dokter Anak, Motherhood Hospitals, Bangalore mengatakan dampak virus corona pada anak-anak tergolong ringan.

Ia juga mengatakan vaksin Covid-19 tidak sepenuhnya menghentikan atau mencegah penyakit tersebut, mengingat bahwa virus terus bermutasi dan mungkin kebal vaksin Covid-19.

Karena itu, ia mengatakan bahwa anak-anak bisa terinfeksi strain baru pada 6 sampai 12 bulan ke depan jika tidak suntik vaksin Covid-19.

Lebih lanjut, pakar pediatrik mengatakan efek virus corona Covid-19 pada populasi pediatrik sangat ringan dan dapat diabaikan.

Di tengah kekhawatiran varian Omicron, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) anak-anak harus segera vaksinasi bila mereka termasuk kelompok berisiko tinggi mengalami infeksi parah akibat virus corona Covid-19.

Karena, WHO mengatakan bahwa anak-anak dan remaja cenderung hanya mengalami infeksi ringan dan belum terlalu mendesak untuk divaksinasi.

Dr. Kumar juga mengatakan jumlah kasus serius dan kematian akibat varian Omicron pada anak-anak sangat rendah. Hal ini menunjukkan bahwa paparan varian baru virus corona membuat anak-anak menjadi kebal menghadapinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Omicron Lebih Menular, Ahli Prediksi Pandemi Masih Berlangsung 2 Tahun Lagi!

Varian Omicron Lebih Menular, Ahli Prediksi Pandemi Masih Berlangsung 2 Tahun Lagi!

Health | Sabtu, 25 Desember 2021 | 11:05 WIB

Waspadai Infeksi Parah Varian Omicron, Satu Gejala Ini Bisa Bertahan selama 13 Hari!

Waspadai Infeksi Parah Varian Omicron, Satu Gejala Ini Bisa Bertahan selama 13 Hari!

Health | Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:53 WIB

Ahli Temukan Varian Delmicron, Apa Hubungan dan Bedanya dengan Omicron?

Ahli Temukan Varian Delmicron, Apa Hubungan dan Bedanya dengan Omicron?

Health | Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:45 WIB

Terkini

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB