Selain Covid-19, Inilah 5 Penyakit yang Bikin Heboh di Tahun 2021

Vania Rossa | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Senin, 27 Desember 2021 | 13:53 WIB
Selain Covid-19, Inilah 5 Penyakit yang Bikin Heboh di Tahun 2021
Ilustrasi Penyakit yang Bikin Heboh di Tahun 2021. [shutterstock]

Suara.com - Covid-19 telah memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia, mulai dari bayi hingga lansia. Hampir seluruh sektor kehidupan pun terpukul akibat penyakit yang menjadi pandemi ini.

Tapi ternyata, Covid-19 bukanlah satu-satunya penyakit yang membuat dunia heboh. Di sepanjang tahun 2021 ini, ada beberapa penyakit lain yang cukup meresahkan. Inilah lima teratas, seperti dilansir dari Healthshots.

1. Infeksi Jamur Hitam atau Mucormycosis
Infeksi jamur hitam atau mucormycosis sempat menjadi wabah di India pertengahan 2021 lalu. Ini adalah infeksi fatal langka yang terjadi karena jamur mucormycosis dan memerlukan perhatian medis segera.
Infeksi ini ditemukan pada pasien pasca-Covid karena penggunaan steroid. Kombinasi penggunaan steroid yang tidak tepat dan diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan perkembangan penyakit ini.
Gejala umum mucormycosis termasuk perubahan warna pada batang hidung, penglihatan kabur atau ganda, nyeri dada, kesulitan bernapas, nyeri wajah satu sisi, dan mati rasa. Penyakit ini juga dapat menyebabkan kerusakan otak.

2. Nekrosis Avaskular
Nekrosis avaskular atau dikenal juga sebagai osteonekrosis adalah kondisi matinya jaringan tulang karena kekurangan pasokan darah. Ini adalah salah satu komplikasi pasca-Covid lainnya yang disebabkan karena penggunaan steroid yang berlebihan pada pasien.

Penyakit ini dapat menyebabkan patahan kecil pada tulang dan akhirnya menyebabkan tulang hancur. Meskipun penyakit ini tidak memiliki gejala pada tahap awal, pada tahap selanjutnya sendi yang terkena mungkin terasa sakit saat Anda membebaninya dan akhirnya seseorang mungkin merasa sakit bahkan saat berbaring.

3. Multisystem Inflammatory Syndrome (MIS)
Multisystem Inflammatory Syndrome atau sindrom inflamasi multisistem pada anak (MIS-C) merupakan komplikasi dari Covid-19. Meski anak-anak umumnya menunjukkan gejala Covid-19 yang ringan, komplikasi pasca Covid-19 ini dapat mematikan.

MIS-C dapat menyebabkan peradangan parah pada jantung, paru-paru, pembuluh darah, ginjal, sistem pencernaan, otak, kulit, atau mata. Gejalanya antara lain demam, muntah, nyeri perut, ruam kulit, napas cepat, mata merah, pembengkakan pada bibir dan lidah, serta sakit kepala.

4. Masalah Jantung
Ada peningkatan kasus serangan jantung tahun 2021 ini karena banyak pasien Covid-19 yang sembuh mengalami masalah jantung. Gejalanya berkisar dari sesak dada, kesulitan bernapas, nyeri, dan jantung berdebar tiba-tiba.

5. Demam Berdarah
Infeksi virus yang ditularkan dari nyamuk ini menyebar ke manusia melalui gigitan nyamuk spesies Aedes (Ae. aegypti atau Ae. albopictus) yang terinfeksi. Infeksi ini dapat menimbulkan gejala penyakit ringan hingga sindrom syok dengue.

Pada demam berdarah ringan, gejalanya bisa berkisar dari nyeri sendi dan otot, demam tinggi, ruam di kulit, sering muntah, dan sakit kepala hebat. Sedangkan pada demam berdarah dengue, terjadi pendarahan di gusi, hidung, mulut, jumlah trombosit darah rendah, pendarahan internal, diare, kejang-kejang, bercak darah pada kulit, demam hebat, dan sakit perut.

Pada sindrom syok dengue, bentuk demam berdarah yang paling parah dan mematikan, gejalanya meliputi tekanan darah rendah, denyut nadi lemah dan cepat, edema otak yang menyebabkan halusinasi visual atau pendengaran, anoksia serebral (tidak ada oksigen yang mencapai otak), perdarahan hebat, demam, muntah, dan nyeri perut akut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Australia Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19 Varian Omicron

Australia Laporkan Kematian Pertama Akibat Covid-19 Varian Omicron

Health | Senin, 27 Desember 2021 | 13:33 WIB

Curhat saat TPU Penuh Jenazah Pasien Covid-19, Anies Ngaku Saban Magrib Selalu Deg-degan

Curhat saat TPU Penuh Jenazah Pasien Covid-19, Anies Ngaku Saban Magrib Selalu Deg-degan

News | Senin, 27 Desember 2021 | 13:28 WIB

Gara-gara Satu Pasien Ini, Pemerintah Indonesia Akan Ambil Kebijakan Mikro Lockdown

Gara-gara Satu Pasien Ini, Pemerintah Indonesia Akan Ambil Kebijakan Mikro Lockdown

Sulsel | Senin, 27 Desember 2021 | 12:42 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB