FDA: Tes Antigen Kurang Efektif Untuk Deteksi Varian Omicron

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 29 Desember 2021 | 16:30 WIB
FDA: Tes Antigen Kurang Efektif Untuk Deteksi Varian Omicron
Warga mengikuti rapid tes antigen di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (22/12/2020). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Tes antigen Covid-19 mungkin kurang efektif dalam mendeteksi varian Omicron daripada jenis virus sebelumnya. Hal itu diungkapkan oleh Food and Drug Administration (FDA) seperti dikutip dari NY Post.

Perkembangan tersebut diperoleh dari studi pendahuluan yang dilakukan oleh FDA bekerja sama dengan program RADx National Institutes of Health ke dalam kinerja tes di rumah pada varian Omicron yang sangat bermutasi.

“Data awal menunjukkan bahwa tes antigen memang mendeteksi varian omicron tetapi mungkin telah mengurangi sensitivitasnya,” dalam mendeteksi kasus positif, FDA mengatakan dalam sebuah pernyataan Selasa.

Warga mengantre untuk mengikuti rapid tes antigen di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (22/12/2020).  ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Warga mengantre untuk mengikuti rapid tes antigen di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (22/12/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Pengujian sebelumnya hanya dilakukan dengan menggunakan sampel Omicron yang tidak diaktifkan panas. Dengan menggunakan metode itu, tes antigen mendeteksi Omicron dengan kesuksesan yang serupa dengan varian lainnya.

“FDA dan RADx terus mengevaluasi lebih lanjut kinerja tes antigen menggunakan sampel pasien dengan virus hidup,” kata pernyataan FDA.

FDA mengatakan terus mengizinkan penggunaan tes antigen.

Seperti diketahui, bahwa varian Omicron sendiri telah menyebar ke berbagai negara. Kasus Omicron di Indonesia sendiri masih terus bertambah. 

ata kasus positif COVID-19 varian Omicron di Indonesia pada Rabu (29/12) bertambah 21 orang. Sehingga sampai saat ini jumlah kasus positif ada 68 orang.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi mengatakan 21 kasus baru itu merupakan pelaku perjalanan luar negeri yang terdiri dari 16 WNI, 5 WNA.

baca juga

Negara kedatangan paling banyak adalah Arab Saudi, dan Turki. Sampai saat ini kasus Omicron di Indonesia kebanyakan dari pelaku perjalanan luar negeri.

“Adanya kasus Omicron Indonesia karena adanya perjalanan dari beberapa negara seperti Arab Saudi dan Turki, sehingga masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan berlibur ke sana,” katanya.

Pengetatan di pintu masuk negara terus dilakukan, terutama di perbatasan laut, dan darat. Positivity rate di pintu masuk laut dan darat 10 kali lebih tinggi daripada di udara.

dr. Nadia mengimbau masyarakat untuk mengurangi mobilitas dan tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

“Kesadaran diri dan menahan keinginan berpergian harus dilakukan. Saya meminta masyarakat untuk bekerja sama mencegah penularan virus COVID-19 dengan menahan diri tidak bepergian,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kadishub DKI Klaim Tak Ada Klaster COVID-19 Angkutan Umum

Kadishub DKI Klaim Tak Ada Klaster COVID-19 Angkutan Umum

Jakarta | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:58 WIB

Breaking! Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah 21 Orang

Breaking! Kasus Varian Omicron di Indonesia Bertambah 21 Orang

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:52 WIB

Pandemi Terburuk Telah Berakhir, Profesor Sebut Varian Omicron Tidak Berlipat Ganda

Pandemi Terburuk Telah Berakhir, Profesor Sebut Varian Omicron Tidak Berlipat Ganda

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:49 WIB

Terkini

Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun

Rahasia Warga Sulsel Tetap Antusias Daftar Haji Meski Masa Tunggu Puluhan Tahun

Sulsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Daftar Serpong Warrior Challenge Run 2026, Dapatkan Diskon Tiket via BRImo

Daftar Serpong Warrior Challenge Run 2026, Dapatkan Diskon Tiket via BRImo

Bri | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Strategi Mitsubishi Fuso Kawal Roadmap Implementasi Biodiesel B50

Strategi Mitsubishi Fuso Kawal Roadmap Implementasi Biodiesel B50

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bendera Merah Putih Mulai Menghiasi Jalanan, Mengapa Tradisi ini Penting?

Bendera Merah Putih Mulai Menghiasi Jalanan, Mengapa Tradisi ini Penting?

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

Isu Dugaan Ancaman Kapolri, Aktivis Desak Kasus Eks Jampidsus Diusut Tuntas: Negara Tak Boleh Kalah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

60 Atlet Berebut Super Tiket PB Djarum 2026, GOR Dafest Makassar Makin Memanas

Sport | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Siswi Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

Siswi Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:42 WIB

×