Temuan Baru, Protein Susu dan Benadryl Bisa Bantu Lawan Virus Corona Covid-19

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 29 Desember 2021 | 16:32 WIB
Temuan Baru, Protein Susu dan Benadryl Bisa Bantu Lawan Virus Corona Covid-19
Ilustrasi obat Benadryl (Pexels)

Suara.com - Para peneliti mungkin masih dalam tahap awal menemukan strategi yang efektif untuk menghambat virus corona Covid-19.

Sebuah penelitian baru-baru ini oleh David A. Ostrov, Ph.D., dari University of Florida, diterbitkan di Pathogens, menemukan cara terbaru untuk mengatasi infeksi virus corona Covd-19.

Mereka menemukan bahwa menggabungkan diphenhydramine, antihistamin Benadryl yang digunakan untuk gejala alergi dan laktoferin, protein yang ditemukan dalam susu sapi dan manusia mampu mengurangi replikasi virus corona Covid-19. sebesar 99 persen dalam tes laboratorium pada paru-paru manusia dan monyet.

"Kami menemukan penyebab obat-obatan tertentu aktif melawan virus corona Covid-19," kata Ostrov dikutip dari Fox News.

Kemudian, kami menemukan kombinasi antivirus yang efektif, ekonomis, dan memiliki sejarah keamanan yang panjang.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Kunci dari temuan tim peneliti adalah fokus pada reseptor sigma, yang merupakan protein yang diekspresikan dalam sel manusia.

Virus corona Covid-19 mmempengaruhi respons stres tubuh, termasuk reseptor ini sheingga bisa bereplikasi di dalam inangnya. Jadi, para ahli berpendapat mengganggu proses replikasi itu emnjadi kunci untuk mengahambat potensi virus corona menyebabkan infeksi parah.

“Kami tahu mekanisme terperinci tentang bagaimana obat-obatan tertentu menghambat infeksi SARS-CoV-2,” kata Ostrov.

Namun, penelitian ini masih awal dan Ostrov telah memperingatkan semua orang agar tidak sembarang menggunakan obat ini sendiri tanpa resep dokter sebagai cara pencegahan infeksi virus corona.

Karena, laktoferin memang tersedia bebas untuk mengobati tukak lambung dan usus tetapi sedikit berbeda dari jenis laktoferin yang digunakan dalam penelitian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

New York Alami Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19 Pada Anak 4 Kali Lipat

New York Alami Peningkatan Kasus Infeksi Covid-19 Pada Anak 4 Kali Lipat

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 16:22 WIB

Pandemi Terburuk Telah Berakhir, Profesor Sebut Varian Omicron Tidak Berlipat Ganda

Pandemi Terburuk Telah Berakhir, Profesor Sebut Varian Omicron Tidak Berlipat Ganda

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:49 WIB

Varian Omicron Mengancam, India Beri Izin Penggunaan Darurat Obat Buatan Merck

Varian Omicron Mengancam, India Beri Izin Penggunaan Darurat Obat Buatan Merck

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 11:59 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB