Jangan Anggap Sepele, Epidemiolog Ingatkan Bahaya Long Covid-19 Pada Pasien Omicron

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 30 Desember 2021 | 17:15 WIB
Jangan Anggap Sepele, Epidemiolog Ingatkan Bahaya Long Covid-19 Pada Pasien Omicron
Ilustrasi virus corona. [Antara]

Suara.com - Hasil riset sementara menunjukkan bahwa penyintas Covid-19 yang terinfeksi varian omicron memiliki kekebalan terhadap virus corona varian lain. Meski begitu, kondisi tersebut tetap perlu diwaspadai karena meski sembuh dari infeksi masih ada potensi terjadinya long covid.

"Harus hati-hati disikapinya karena  ada potensi long covid-19. Artinya orang bisa pulih tapi organ vitalnya terganggu antara jantung, paru, ginjal, dan hati. Termasuk organ lain seperti otak," kata epidemiolog Universitas Griffith Australia Dr. Dicky Budiman dalam webinar 'Kesiapsiagaan Indonesia Menghadapi Varian Omicron', Kamis (30/12/2021).

Menurut dokter Dicky, risikonya bisa membahayakan masyarakat luas jika individu berharap mendapatkan kekebalan alami dari infeksi langsung. Oleh sebab itu, menurutnya, disuntik vaksin tetap menjadi pilihan terbaik untuk bisa memiliki kekebalan tanpa perlu terinfeksi.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Dokter Dicky mengakui anggapan terkait keberadaan vaksin memicu timbulnya berbagai varian baru virus corona. Tetapi, hal itu sebenarnya tidak terlalu berbahaya.

"Saya bicara ilmiah saja, vaksin memang membuat virus ini belajar, karena dia (virus) berevolusi. Makanya ada omicron yang bisa leluasa di antara penerima vaksin karena dia sudah belajar. Tapi bukan membuat (virus) lebih liar," jelasnya. 

Temun dari para ilmuan di Afrika Selatan bahwa di tengah lonjakan infeksi ulang akibati varian omicron terdapat bukti kalau kekebalan dari infeksi sebelumnya juga meningkat ada penyintas.

"Infeksi sebelumnya digunakan untuk melindungi dari delta. Sekarang dengan omicron, tampaknya tidak demikian (melindungi dari varian baru)," kata salah satu peneliti, Anne von Gottberg dari Universitas Witwatersrand, dikutip dari ABC7Chicago.

Studi itu tidak tidak meneliti perlindungan yang diberikan dari vaksinasi. Namun, mereka yakin, vaksin Covid-19 saat ini masih efektif. 

"Kami percaya bahwa vaksin akan tetap melindungi dari penyakit parah," kata von Gottberg.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebanyakan Pasien Omicron di Indonesia Berusia 40 Tahun ke Atas, Mayoritas Laki-Laki

Kebanyakan Pasien Omicron di Indonesia Berusia 40 Tahun ke Atas, Mayoritas Laki-Laki

News | Kamis, 30 Desember 2021 | 14:34 WIB

Pasien Omicron di RSPI Sulianto Saroso Dipisahkan Dari Pasien Covid-19 Lain, Kenapa?

Pasien Omicron di RSPI Sulianto Saroso Dipisahkan Dari Pasien Covid-19 Lain, Kenapa?

News | Kamis, 30 Desember 2021 | 13:59 WIB

Batam Waspada Tes PCR Palsu, Perbatasan Laut Diperketat

Batam Waspada Tes PCR Palsu, Perbatasan Laut Diperketat

News | Kamis, 30 Desember 2021 | 13:53 WIB

Terkini

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Teriak Pajak Untuk Tukang Cukur dan Pijat, Hashim Ternyata Pernah Nunggak Pajak Rp2,4 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Timnas Indonesia Batal Lawan Yordania, Erick Thohir Singgung Faktor Keselamatan Kevin Diks Cs

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

Prabowo Perintahkan Revitalisasi Stasiun Gambir, Monas dan Pengembangan Kereta Api di Bali

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:45 WIB

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Banjir Rendam Sawah, Petani Bawang Merah Tulungagung Rugi Belasan Juta

Jatim | Kamis, 05 November 2026 | 21:43 WIB

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Enam Laga Tanpa Menit Bermain, Nasib Elkan Baggott di Millwall Jadi Sorotan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 21:35 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 21:17 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

×