Benarkah Bau Ketiak Kiri dan Kanan Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiahnya

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Sabtu, 01 Januari 2022 | 14:31 WIB
Benarkah Bau Ketiak Kiri dan Kanan Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi bau ketiak lelaki. [Shutterstock]

Suara.com - Bau ketiak yang dihasilkan setiap orang berbeda-beda tergantung dengan aktivitas hingga makanan. Tapi tahukah Anda bahwa bau ketiak kiri dan kanan juga tidak sama?

Pakar dermatologi dari Cornell-New York Presbyterian Medical Center, Marisa Garschick, MD, dan Beth Goldstein, MD, dari University of North Carolina di Chapel Hill, mengatakan bisa jadi penyebabnya adalah penggunaan deodoran atau antiperspiran.

Antiperspiran dan deodran bekerja secara berbeda. Antiperspiran menghalangi produksi keringat yang menjadi ketika bercampur dengan bakteri di kulit Anda sementara deodoran menutupi bau keringat.

Penyebab kedua, Anda lupa mencukur di satu sisi. Rambut ketiak memerangkap lebih banyak keringat daripada kulit sehingga ada lebih banyak peluang keringat di sisi yang lebih berambut untuk bercampur dengan bakteri penyebab bau.

Ilustrasi Bau Ketiak (freepik)
Ilustrasi Bau Ketiak (freepik)

Goldstein mengatakan, Anda wajib melakukan pemeriksaan untuk memastikan kedua ketiak sama-sama dicukur sebelum keluar dari kamar mandi.

Hal ini menurutnya dibuktikan dari penelitian yang diterbitkan di Journal of Cosmetic Dermatology, yang mengatakan menghilangkan rambut ketiak melalui mencukur atau waxing merupakan cara yang efektif.

Penyebab ketiak bau berikutnya yakni salah satu lengan Anda bekerja keras lebih keras daripada yang satunya.

"Secara teoritis, seseorang bisa berkeringat lebih banyak di satu sisi daripada yang lain," kata Garschick.

Jadi, jika Anda menggunakan salah satu lengan lebih intens, seperti membawa tas berat atau dompet di bahu kanan untuk waktu yang lama, maka mungkin ketiak itu akan lebih bau.

Cobalah untuk meratakan penggunaan lengan Anda sepanjang hari, misalnya dengan berpindah sisi saat membawa tas atau dompet.

Berikutnya, Anda memiliki beberapa bakteri dengan bau ekstra di bawah salah satu ketiak. Sama seperti di usus, permukaan kulit ketiak juga memiliki campuran bakteri baik dan jahat yang biasanya hidup berdampingan secara relatif harmonis.

Tetapi, terkadang keseimabgan bisa terganggu, yang menyebabkan pertumbuhan berlebih dari bakteri jahat tertentu berpotensi membuat bau badan lebih kuat.

Garschick mengatakan untuk mengatasi masalah ini, cobalah menggunakan sabun mandi antibakteri khusus setiap hari atau dua kali sehari.

Alasan lain yang bisa menyebabkan salah satu ketiak lebih berbau yakni kemungkinan Anda memiliki luka yang mengalami infeksi.

Ketiak dipenuhi folikel rambut yang bisa menjadi lebih terbuka setelah bercukur. Folikel ini berpotensi terinfeksi bakteri jahat yang hidup di bawah lengan, menyebabkan folikel menjadi merah, meradang, lunak dan berisi nanah. Terkadang, peradangan dan nanah itu bisa menimbulkan bau yang tidak sedap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bau Badan Wassalam! 5 Siasat Wangi Paripurna Meski Panas-panasan di Jalan

Bau Badan Wassalam! 5 Siasat Wangi Paripurna Meski Panas-panasan di Jalan

Your Say | Minggu, 22 Maret 2026 | 09:50 WIB

Bebas Bau Badan Seharian! 5 Deodoran Pria Tahan Lama untuk Hari Raya

Bebas Bau Badan Seharian! 5 Deodoran Pria Tahan Lama untuk Hari Raya

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 14:05 WIB

Hari Bebas Bau Badan 2026: Momentum untuk Lebih Percaya Diri Seharian

Hari Bebas Bau Badan 2026: Momentum untuk Lebih Percaya Diri Seharian

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2026 | 14:34 WIB

4 Rekomendasi Krim Pemutih Ketiak dan Selangkangan, Aman dan Terdaftar BPOM Harga Mulai Rp30 Ribu

4 Rekomendasi Krim Pemutih Ketiak dan Selangkangan, Aman dan Terdaftar BPOM Harga Mulai Rp30 Ribu

Lifestyle | Selasa, 03 Februari 2026 | 13:35 WIB

5 Deodorant Terbaik Gak Bikin Ketiak Wanita Jadi Hitam, Mulai Rp 14 Ribu

5 Deodorant Terbaik Gak Bikin Ketiak Wanita Jadi Hitam, Mulai Rp 14 Ribu

Lifestyle | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:29 WIB

5 Rekomendasi Antiperspirant untuk Pekerja Kantoran, Ampuh Atasi Keringat dan Bau Badan

5 Rekomendasi Antiperspirant untuk Pekerja Kantoran, Ampuh Atasi Keringat dan Bau Badan

Lifestyle | Senin, 22 Desember 2025 | 13:22 WIB

Apa Beda Deodorant  dan Antiperspiran? Ini 7 Produk Ampuh Kontrol Keringat dan Bau Badan

Apa Beda Deodorant dan Antiperspiran? Ini 7 Produk Ampuh Kontrol Keringat dan Bau Badan

Lifestyle | Rabu, 17 Desember 2025 | 20:23 WIB

Deodoran Apa yang Gak Bikin Ketiak Hitam? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba

Deodoran Apa yang Gak Bikin Ketiak Hitam? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba

Lifestyle | Minggu, 14 Desember 2025 | 19:00 WIB

3 Pilihan Antiperspirant Andalan untuk Nonton Konser, Bye-Bye Ketiak Basah!

3 Pilihan Antiperspirant Andalan untuk Nonton Konser, Bye-Bye Ketiak Basah!

Your Say | Minggu, 02 November 2025 | 18:35 WIB

Ketiak Hitam Bikin Gak Percaya Diri? Ini 5 Deodorant Pencerah yang Bisa Dicoba

Ketiak Hitam Bikin Gak Percaya Diri? Ini 5 Deodorant Pencerah yang Bisa Dicoba

Lifestyle | Senin, 13 Oktober 2025 | 16:35 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB