Bukan Hanya Manusia, Ternyata Kucing Juga Bisa Alami Anemia

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 18 Juli 2022 | 07:10 WIB
Bukan Hanya Manusia, Ternyata Kucing Juga Bisa Alami Anemia
Ilustrasi kucing. [Suara.com/Dythia Novianty]

Suara.com - Anemia biasanya terjadi pada manusia. Namun, penyakit kekurangan darah itu juga bisa dialami kucing

Kucing yang mengalami anemia akan mengalami penurunan energi, sehingga tampak lesu atau lebih mudah lelah. Tanda lainnya juga bisa terlihat secara fisik. Mulai dari hidung berdarah, darah dalam tinja, urin, hingga muntah juga gusi pucat.

Namun, untuk memastikan apakah benar terjadi anemi perlu diperlukan tes darah.

Dikutip dari VCAHospitals, beberapa tes dilakukan pada sampel darah dalam diagnosis anemia. Tes harus sering dilakukan sebagai bagian dari jumlah sel darah lengkap (CBC). 

Tes yang paling umum untuk diagnosis anemia biasanya volume sel yang dikemas (PCV) atau disebut juga hematokrit. Pada kucing normal, komposisi darahnya tersusun dari 25-45 persen sel darah merah. 

Ilustrasi kucing peliharaan (pexels.com/Yuliyakota)
Ilustrasi kucing peliharaan (pexels.com/Yuliyakota)

Jika hasil PCV di bawah 25 persen, maka kucing positif mengalami anemia. Tes lain untuk memastikan anemia pada kucing termasuk jumlah sel darah merah dan jumlah hemoglobin.

Ketika ada bukti jumlah sel darah merah yang rendah, penting untuk mengetahui apakah sumsum tulang memproduksi peningkatan jumlah sel darah baru sebagai respons terhadap sel merah yang hilang. 

Beberapa sel darah merah bisa terlihat, meski belum matang sepenuhnya. Sel darah yang belum matang itu disebut retikulosit.

Adanya peningkatan jumlah retikulosit menunjukkan bahwa anemia bersifat responsif. Menurut para ahli, darah otomatis akan mendeteksi keberadaan retikulosit, sehingga membantu dokter hewan dengan cepat menentukan apakah kucing mengalami anemia responsif.

baca juga

Tes itu dapat menambah informasi penting tentang kesehatan kucing secara keseluruhan.

Kandungan dalam darah diperiksa untuk mencari parasit yang mungkin menyebabkan sel darah merah berkurang atau timbul sel abnormal lainnya yang dapat menyebabkan leukemia (jumlah sel darah yang putih tinggi).

Tes urin juga penting untuk kucing anemia. Tujuannya untuk mengevaluasi fungsi organ dan tingkat elektrolit. 

Pemeriksaan parasit tinja penting untuk mengidentifikasi keberadaan parasit di saluran usus yang mungkin menyebabkannya kehilangan darah.

Apabila telah dipastikan anemia, kucing harus diuji untuk virus leukemia kucing (FeLV) dan virus imunodefisiensi kucing (FIV). Kedua virus itu yang paling sering menjadi penyebab anemia pada kucing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belajar Menyayangi Binatang dalam Buku "Tibu, Kucing Kesayangan Syifa"

Belajar Menyayangi Binatang dalam Buku "Tibu, Kucing Kesayangan Syifa"

Your Say | Minggu, 09 Januari 2022 | 15:14 WIB

Anies Kenalkan si Lego, Kucing Berkaki Tiga yang Ditemukan di Pasar

Anies Kenalkan si Lego, Kucing Berkaki Tiga yang Ditemukan di Pasar

News | Minggu, 09 Januari 2022 | 05:23 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×