Israel Temukan Kasus Florona Pertama, Gabungan Flu dan Corona

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 04 Januari 2022 | 10:37 WIB
Israel Temukan Kasus Florona Pertama, Gabungan Flu dan Corona
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Di tengah kekhawatiran varian Omicron di seluruh dunia, Israel justru melaporkan kasus pertama florona yang merupakan penyakit campuran virus corona Covid-19 dan infeksi flu.

Mereka menemukan penyakit campuran virus corona Covid-19 dan infeksi flu, yakni florona pada seorang wanita yang baru saja melahirkan di rumah sakit di kota Petah Tikva, Israel.

Berdasarkan laporan awal dilansir dari Times of India, wanita muda yang terinfeksi florona itu belum suntik vaksin Covid-19. Tetapi, gejalamnya relatif ringan dan bisa segera pulang.

Berbeda dengan virus corona Covid-19 varian Alpha, Beta, Delta, Omicron dan lainnya, florona bukanlah varian mutan dari virus coorna Covid-19.

Florona adalah kasus infeksi saluran pernapasan ganda yang disebabkan oleh virus corrona Covid-19 dan patogen influenza.

Ilustrasi virus corona Covid-19 (unsplash)
Ilustrasi virus corona Covid-19 (unsplash)

Saat virus dari kedua infeksi virus corona dan flu ini menginfeksi secara bersamaan, kondisi inilah yang disebut florona.

Karena flu dan virus corona merupakan penyakit pada sistem pernapasan bagian atas, penyakit kombinasi ini bisa menular melalui partikel aerosol yang terkontaminasi virus dan dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi ketika batuk, berbicara atau bersin.

Saat ada orang yang sehat menghirup udara atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus, patogen bisa memasuki sistem pernapasan dan mulai berkembang biak.

Proses ini membutuhkan waktu 2 sampai 10 hari untuk munculnya gejala setelah terinfeksi virus. Anda juga perlu mengingat bahwa risiko penyebaran virus ke orang lain juga lebih besar selama awal-awal infeksi.

Risiko influenza atau flu yang meningkat dan penurunan suhu, kondisi ini meningkatkan kekhawatiran atas infeksi saluran pernapasan ganda.

Para ahli telah mengkhawatiran infeksi ganda ini sejak tahun lalu, tapi belum ada kasus yang dilaporkan. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh aturan isolasi, karantina dan protokol kesehatan yang cukup ketat.

Kini, ketatnya aturan karantina dan protokol kesehatan perlu diterapkan di tengah munculnya varian Omicron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Infeksi Flurona: Mulai dari Gejala Hingga Tingkat Penularan

Mengenal Infeksi Flurona: Mulai dari Gejala Hingga Tingkat Penularan

Health | Selasa, 04 Januari 2022 | 08:15 WIB

Berapa Lama Penyintas Virus Corona Bisa Suntik Vaksin Covid-19?

Berapa Lama Penyintas Virus Corona Bisa Suntik Vaksin Covid-19?

Health | Selasa, 04 Januari 2022 | 08:22 WIB

Mungkinkah Pasien Kanker yang Vaksin Covid-19 Tetap Berisiko Meninggal?

Mungkinkah Pasien Kanker yang Vaksin Covid-19 Tetap Berisiko Meninggal?

Health | Senin, 03 Januari 2022 | 15:12 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB