Studi: TikTok Jadi Aplikasi Paling Menganggu Kualitas Tidur

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 06 Januari 2022 | 08:30 WIB
Studi: TikTok Jadi Aplikasi Paling Menganggu Kualitas Tidur
Ilustrasi susah tidur. (Pixabay/amenic181)

Suara.com - Banyak orang tahu bahwa menatap ponsel tepat sebelum mencoba tidur adalah ide yang buruk. Tetapi beberapa aplikasi sebenarnya lebih buruk untuk dibanding yang lain.

Dilansir dari Metro UK, TikTok telah diangap sebagai 'aplikasi paling mengganggu' untuk siklus tidur dalam sebuah studi baru.

Studi itu menyarankan pengguna menghindarinya pada waktu tidur jika mereka ingin tertidur dengan mudah.

Sebuah platform yang mempelajari soal tiddur- Sleep Junkie - telah mengungkapkan aplikasi mana yang terburuk untuk kualitas tidur. Setelah survei terhadap lebih dari 2.000 anggota masyarakat menemukan bahwa 78 persen mengaku 'membalas penundaan tidur' - menggunakan ponsel mereka sampai mereka pergi tidur.

Sebuah studi terpisah dari 128 anggota masyarakat mengungkapkan bahwa TikTok adalah aplikasi terburuk untuk kualitas tidur dengan peserta mengambil satu jam tujuh menit untuk tertidur setelah menggunakan aplikasi.

Ilustrasi tiktok (pexels.com/cottonbro)
Ilustrasi tiktok (pexels.com/cottonbro)

Studi juga mengungkap bahwa peserta menghabiskan hanya 14 persen dari siklus tidur mereka di REM setelah menggunakan aplikasi video yang hampir setengah dari jumlah yang disarankan untuk orang dewasa yang sehat.

Mereka yang tidak memiliki keterlibatan elektronik dan menghabiskan 23 persen di REM.

Tidur REM sendiri adalah tahap tidur dalam, saat tubuh kita secara fisik memperbaiki. Jika kita banyak tidur nyenyak di malam hari, kita cenderung bangun dan melaporkan bahwa kita merasa jauh lebih segar. Tidur REM harus mencakup antara 20-25 persen dari malam kita.

TikTok mungkin merupakan penyebab terburuk yang memengaruhi jumlah tidur REM kita, tetapi itu bukan satu-satunya aplikasi.

baca juga

Setelah menggunakan Instagram, peserta menghabiskan 15,5 persen malam mereka dalam tidur REM, dan mereka butuh 58 menit untuk tertidur.

Pengguna Snapchat mendapatkan 16 persen tidur REM di malam hari, dan tertidur setelah 56 menit.

Menggunakan Twitter tepat sebelum tidur akan menghasilkan 18 persen dari tidur Anda menjadi REM, dan pengguna membutuhkan waktu 50 menit untuk tertidur.

Dan pengguna Facebook mendapatkan 19,5 persen tidur REM dan membutuhkan 45 menit untuk tidur.

Jadi, mengapa aplikasi media sosial sangat buruk untuk siklus tidur kita?

Para ahli berpikir itu sebagian besar disebabkan oleh cahaya biru yang dipancarkan dari layar ponsel yang meningkatkan kewaspadaan Anda dan menghasilkan waktu tidur di atas rata-rata.

Cahaya biru merangsang otak dan mengurangi produksi melatonin alami, meningkatkan kelelahan, dan pada gilirannya mengurangi jumlah waktu yang dihabiskan dalam fase tidur REM, yang dapat menyebabkan implikasi buruk pada kesehatan fisik dan mental.

Namun, peneliti dari penelitian ini percaya bahwa aplikasi media sosial seperti TikTok sangat buruk karena mendorong pelepasan adrenalin dan dopamin, memberi kita energi dan perasaan 'bahagia'.

Mereka mengatakan ini mungkin mengapa banyak dari kita memilihnya sebagai sarana 'penundaan tidur balas dendam', meskipun kita tahu itu tidak membantu kita untuk bersantai sebelum tidur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Insomnia Tak Kunjung Hilang? Kenali Dulu 7 Kemungkinan Penyebabnya

Insomnia Tak Kunjung Hilang? Kenali Dulu 7 Kemungkinan Penyebabnya

Health | Kamis, 06 Januari 2022 | 05:55 WIB

Angkot Mewah Ini Tawarkan Sensasi Jadi Sultan dengan Biaya Rp 4 Ribu

Angkot Mewah Ini Tawarkan Sensasi Jadi Sultan dengan Biaya Rp 4 Ribu

Jabar | Kamis, 06 Januari 2022 | 07:00 WIB

Wanita Ini Kesulitan Tidur selama 4 Tahun, Pernah Sama Sekali Tidak Tidur Beberapa Pekan

Wanita Ini Kesulitan Tidur selama 4 Tahun, Pernah Sama Sekali Tidak Tidur Beberapa Pekan

Health | Kamis, 06 Januari 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×