CDC Dukung Suntikan Booster Vaksin Pfizer untuk Remaja 12-15 Tahun

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 06 Januari 2022 | 12:11 WIB
CDC Dukung Suntikan Booster Vaksin Pfizer untuk Remaja 12-15 Tahun
Ilustrasi vaksin Covid-19, suntikan booster (Pexels)

Suara.com - Anak-anak usia 12 hingga 15 tahun telah memenuhi syarat untuk mendapatkan suntikan booster vaksin Pfizer. Sehingga, mereka bisa mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19 di tengah munculnya varian Omicron.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pun merekomendasikan suntikan booster vaksin Pfizer ini untuk anak remaja yang lebih muda, setidaknya 5 bulan setelah mendapatkan dosis kedua vaksin Covid-19.

Menurut Direktur CDC, Rochelle Walensky, sangat penting untuk melindungi anak-anak dan remaja dari infeksi virus corona Covid-19 dan komplikasinya.

"Suntikan booster vaksin Covid-19 ini akan memberikan perlindungan optimal terhadap virus corona Covid-19 dan varian Omicron," kata Rochelle Walensky dikutip dari CNBC.

Sebelumnya, komite independen ahli vaksin CDC mendukung suntikan booster vaksin Pfizer hanya untuk anak remaja usia 16 hingga 17 tahun. Kemudian, CDC menyarankan suntikan booster vaksin Pfizer ini untuk anak usia 12 hingga 15 tahun.

Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay/educadormarcossv)

Kasus rawat inap anak-anak yang terinfeksi virus corona Covid-19 memang meningkat di AS, karena varian Omicron yang sangat menular dan mendorong gelombang infeksi pada populasi yang lebih luas.

Berbagai penelitian pun telah menunjukkan bahwa suntikan booster vaksin Covid-19 bisa membantu meningkatkan terhadap infeksi dan penyakit parah.

Grace Lee, ketua komite ahli vaksin, mengatakan pandemi virus corona telah memberikan tekanan pada kesehatan mental dan emosional anak-anak.

Karena itu, Lee mengatakan vaksinasi sangat penting untuk mencegah penularan virus corona dan variannya, terutama di lingkungan sekolah ketika anak-anak mulai tatap muka.

Dr Sara Oliver, seorang pejabat CDC, mengatakan tingkat efektivitas suntikan booster vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia 12 hingga 15 tahun belum jelas. Tapi, suntikan booster ini cenderung meningkatkan perlindungan.

Sebuah studi baru-baru ini oleh Badan Keamanan Kesehatan Inggris menemukan bahwa suntikan booster bisa membantu mencegah infeksi simtomatik hingga 75 persen.

Sedangkan, dua dosis vaksin Pfizer hanya efektif sekitar 10 persen dalam mencegah infeksi simtomatik setelah 20 minggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panel CDC Rekomendasikan Vaksin Pfizer Untuk Booster Bagi Anak 12-15 Tahun

Panel CDC Rekomendasikan Vaksin Pfizer Untuk Booster Bagi Anak 12-15 Tahun

Health | Kamis, 06 Januari 2022 | 09:10 WIB

Amerika Serikat Izinkan Suntikan Ketiga Vaksin Pfizer Anak Usia 12-15 Tahun

Amerika Serikat Izinkan Suntikan Ketiga Vaksin Pfizer Anak Usia 12-15 Tahun

Kalbar | Selasa, 04 Januari 2022 | 11:01 WIB

FDA Beri Izin Penggunaan Pfizer Sebagai Vaksin Booster Covid-19 Bagi Anak Usia 12 Tahun

FDA Beri Izin Penggunaan Pfizer Sebagai Vaksin Booster Covid-19 Bagi Anak Usia 12 Tahun

Health | Selasa, 04 Januari 2022 | 07:18 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB