Inilah yang Terjadi pada Tubuh Setelah Berhenti Minum Alkohol Selama Sebulan

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 06 Januari 2022 | 15:01 WIB
Inilah yang Terjadi pada Tubuh Setelah Berhenti Minum Alkohol Selama Sebulan
Ilustrasi wanita minum alkohol (Pixabay/Concord90)

Suara.com - Sama halnya seperti kebiasaan merokok, berhenti minum alkohol juga cukup sulit. Namun, sekali kebiasaan ini dilakukan, maka akan berdampak baik untuk kesehatan.

Berdasarkan The Sun, berhenti minum alkohol akan membuat kulit lebih sehat, hati berfungsi secara lebih baik, tekanan darah lebih bagus, dan pola tidur menjadi lebih berkualitas.

Berikut beberapa perubahan yang terjadi dalam sebulan ketika Anda berhenti minum minuman keras.

Minggu Pertama

  • Peningkatan kualitas tidur

Anda akan bangun dengan perasaan yang jauh dari lelah dan lebih berenergi setelah seminggu jauh dari alkohol.

Peningkatan kualitas ini terjadi karena alkohol menganggu pola tidur normal Anda dan membuat Anda melewatkan tahap tidur Rapid Eye Movement (REM) yang penting.

  • Lebih terhidrasi

Alkohol dapat menyebabkan dehidrasi dan membuat Anda sakit kepala hebat. Saat minum, Anda kehilangan cairan sekitar empat kali lebih banyak.

Sementara iu, rasa sakit kepala yang menyerang setelah minum alkohol adalah karena organ mengambil air daro otak karena kehilangan airnya sendiri.

Berhenti minum alkohol akan mengurangi masalah ini sepenuhnya, dan pada akhirnya akan bagus untuk kesehatan otak.

Ilustrasi alkohol (thinkstock)
Ilustrasi alkohol (thinkstock)

Minggu Kedua

  • Tidak mengalami refluks asam

Setelah dua minggu tanpa alkohol, Anda akan melihat pengurangan gejala seperti refluks, di mana asam lambung membakar tenggorokan.

  • Penurunan berat badan

Alkohol memiliki caa untuk meningkatkan asupan kalori harian tanpa disadari. Satu pint bir mengandun rerata 208 kalori sedangkan segelas anggur mengandung 83 kalori.

Selain itu, banyak orang memakan makanan junk food setelah minum alkohol, membuat asupan kalori semakin naik.

Minggu Ketiga

  • Tekanan darah berkurang

Berhenti minum alkohol akan membuat tekanan darah Anda menurun ke tingkat normal secara perlahan. Dalam kasus parah, minum alkohol dapat memicu kardiomiopati alkoholik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Terlalu Banyak Minum Alkohol Jika Tak Mau Alami Sindrom Jantung Liburan, Apa Itu?

Jangan Terlalu Banyak Minum Alkohol Jika Tak Mau Alami Sindrom Jantung Liburan, Apa Itu?

Health | Minggu, 26 Desember 2021 | 14:48 WIB

Puluhan Ribu Botol Miras Dimusnahkan, Bau Alkohol Menyengat di Karawang

Puluhan Ribu Botol Miras Dimusnahkan, Bau Alkohol Menyengat di Karawang

Bekaci | Kamis, 23 Desember 2021 | 11:07 WIB

Zodiak Kesehatan Rabu 22 Desember 2021: Pisces, Jaga Organ Hatimu, Hindari Alkohol

Zodiak Kesehatan Rabu 22 Desember 2021: Pisces, Jaga Organ Hatimu, Hindari Alkohol

Health | Rabu, 22 Desember 2021 | 07:30 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB