Gejalanya Ringan, Mungkinkah Varian Omicron Ini Sebabkan Long Covid-19?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 09 Januari 2022 | 18:01 WIB
Gejalanya Ringan, Mungkinkah Varian Omicron Ini Sebabkan Long Covid-19?
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Pixabay)

Suara.com - Varian Omicron seolah menjadi tanda bahwa pandemi virus corona Covid-19 tidak akan berakhir, karena terus bermutasi.

Sejauh ini, varian Omicron ini memang menimbulkan gejala yang berbeda dari virus corona Covid-19 aslinya dan varian lainnya.

Tapi, gejala varian Omicron cenderung ringan dan tidak menyebabkan infeksi parah. Meski begitu, beberapa orang mungkin bertanya-tanya varian baru virus corona ini juga bisa menyebabkan Long Covid-19 atau tidak.

Menurut dokter dan ahli terkemuka, gejala varian Omicron menyebabkan demam ringan, tenggorokan gatal, nyeri tubuh yang ekstrem, keringat malam, muntah dan kehilangan nafsu makan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), gejala Omicron yang paling umum adalah batuk, kelelahan, hidung tersumbat, dan pilek.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Karena gejalanya yang menyerupai flu biasa, sehingga banyak pasien varian Omicron merasa gejala yang dialaminya seperti pilek.

Namun, baru-baru ini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta semua orang tidak mengganggap remeh gejala varian Omicron yang ringan dan jangan mengganggapnya seperti flu biasa.

"Sementara beberapa laporan menunjukkan risiko rawat inap yang lebih rendah pada pasien varian Omicron dibandingkan pasien varian Delta," kata Dr Maria Van Kerkhove, ahli epidemiologi WHO dikutip dari Times of India.

Sementara itu, Long Covid-19 atau sindrom pasca-COVID adalah suatu kondisi yang dialami seseorang setelah 4 minggu atau lebih setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

baca juga

Kondisi itu terjadi ketika orang memiliki gejala Long Covid-19 setelah pulih dari virus corona Covid-19.

Sebelumnya, Long Covid-19 terjadi pada pasien yang mengembangkan infeksi SARs-COV-2 yang parah. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan organ atau orang terus mengalami gejala virus corona yang berkepanjangan tanpa ada kerusakan pada bagian tubuh lainnya.

Kini, varian Omicron hanya menyebabkan gejala ringan. Tapi, belum jelas varian Omicron ini bisa menyebabkan Long Covid-19 atau tidak.

Laporan dari Afrika Selatan, AS, dan Inggris, menunjukkan bahwa varian Omicron tidak hanya menyebabkan penyakit ringan, tetapi juga memiliki tingkat rawat inap yang lebih rendah.

Namun, para ahli percaya bahwa varian Omicron ini kemungkinan tidak memicu Long Covid-19.

Di samping itu, Dr. Anthony Fauci, pakar penyakit menular mengatakan bahwa Long Covid-19 bisa terjadi tanpa memandang varian virus corona yang menginfeksi.

"Tidak ada bukti bahwa ada perbedaan antara varian Delta atau varian Beta atau varian Omicron. Kita harus selalu waspada bahwa ketika orang mendapatkan infeksi simtomatik, mulai dari 10 hingga 30 persen lebih orang akan terus mengalami gejala yang menetap," jelasnya.

Badan kesehatan AS, CDC juga mengklaim bahwa orang tanpa gejala dapat mengalami Long Covid-19. Kondisi ini bisa muncul sebagai jenis dan kombinasi masalah kesehatan yang berbeda untuk jangka waktu yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, 5 Kebiasaan Ini Tingkatkan Risiko Komplikasi Virus Corona Covid-19

Awas, 5 Kebiasaan Ini Tingkatkan Risiko Komplikasi Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 16:44 WIB

Ahli: Tak Sampai 2 Tahun, Varian Omicron Ubah 3 Gejala Utama Virus Corona

Ahli: Tak Sampai 2 Tahun, Varian Omicron Ubah 3 Gejala Utama Virus Corona

Health | Minggu, 09 Januari 2022 | 15:09 WIB

Sudah Divaksin Penuh, Putri Mahkota Swedia Positif Covid-19

Sudah Divaksin Penuh, Putri Mahkota Swedia Positif Covid-19

Sumut | Minggu, 09 Januari 2022 | 12:22 WIB

Terkini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

×