Primaya Hospital PGI Cikini Siap Jadi RS Rujukan Penyakit Katastropik

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 12 Januari 2022 | 21:35 WIB
Primaya Hospital PGI Cikini Siap Jadi RS Rujukan Penyakit Katastropik
Primaya Hospital PGI Cikini Siap Jadi RS Rujukan Penyakit Katastropik (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Pembaharuan atau modernisasi dalam layanan kesehatan dinilai perlu dilakukan seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, temuan penyakit baru, maupun percepatan teknologi.

Hal tersebut juga yang coba dilakukan Yayasan Kesehatan Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (Yakes PGI) dan Primaya Hospital Group.

Keduanya bekersama menciptakan rumah sakit rujukan berbasis modern dengan melebur RS PGI Cikini yang kini berganti nama menjadi Primaya Hospital PGI Cikini.

Telah ada sejak 124 tahun lalu, RS PGI Cikini sebelumnya menjadi rumah sakit rujukan masyarakat terhadap penyakit katastropik.

Penyakit katastropik merupakan sekumpulan gangguan kesehatan yang biaya pengobatannya tinggi dan berisiko mengancam nyawa pasien. 

Pemerintah dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menggolongkan penyakit katastropik seperti, penyakit jantung, gagal jantung, stroke, kanker, sirosis hati, thalasemia, leukimia, dan hemofilia. 

"Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan dan memodernisasi RS PGI Cikini, Majelis Pekerja Harian (MPH) PGI memutuskan untuk menjalin kerja sama bersama Primaya Hospital Group," kata CEO Primaya Hospital Group Leona A. Karnali, saat konferensi pers di Primaya Hospital PGI Cikini, Jakarta, Rabu (12/1/2022). 

Layanan unggulan Primaya Hospital PGI Cikini, lanjut Leona, akan berfokus terhadap pengobatan penyakit jantung, otak dan saraf, pembuluh darah, kanker, orthopedi dan trauma, urologi, juga ginjal dan hipertensi.

Sementara itu, modernisasi dilakukan dengan mulai menerapkan Hospital Information System menggunakan Electronic Medical Record, e-rescription, serta sistem radiologi (PACS) dan laboratorium (LIS). 

baca juga

"Hal lain yang dilakukan adalah pengadaan teknologi MRI 1,5 Tesla untuk melengkapi pemeriksaan penunjang, pengadaan peralatan prioritas mobile x-ray, uroflowmetri, USG urologi, mikroskop mata, serta penggantian mesin anestesi," papar Leona.

Dari sisi tenaga kesehatan, Ketua Umum Yayasan PGI prof. dr  Alexander Ginting, Sp.P., mengatakan bahwa para nakes akan diberikan pelatihan dan berbagi informasi untuk meningkatkan kemampuan.

"SDM juga tentu ditingkatkan. Secara internal akan ada pelatihan, dengan berbagai studi banding juga akan dilakukan. Demikian juga dokter spesialis akan di-update ilmunya. Intinya, kita akan jadi rrumah sakit terbuka, tidak ekslusif," kata Alex.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telemedisin Memudahkan Akses Kesehatan, Ini Layanan yang Paling Banyak Digunakan di 2021

Telemedisin Memudahkan Akses Kesehatan, Ini Layanan yang Paling Banyak Digunakan di 2021

Health | Rabu, 29 Desember 2021 | 12:56 WIB

Ketua IDI Akui Layanan Kesehatan Indonesia Belum Bisa Mandiri

Ketua IDI Akui Layanan Kesehatan Indonesia Belum Bisa Mandiri

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 07:26 WIB

Transformasi Sistem Kesehatan Digital Bantu Perkuat Layanan untuk Masyarakat

Transformasi Sistem Kesehatan Digital Bantu Perkuat Layanan untuk Masyarakat

Health | Selasa, 21 Desember 2021 | 15:48 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×