Bolehkah Ibu Hamil Diet? Dokter Ungkap Jawabannya

Jum'at, 14 Januari 2022 | 18:30 WIB
Bolehkah Ibu Hamil Diet? Dokter Ungkap Jawabannya
ilustrasi hamil, kehamilan, bayi. [Envato Elements]

Suara.com - Program diet bisa menjadi salah satu cara ampuh untuk menurunkan berat badan. Meski demikian, terkadang ibu hamil juga ingin melakukan hal yang serupa. Apalagi saat melihat berat badannya bertambah. Tapi, apakah boleh ibu hamil melakukan diet? 

“Kalau untuk ibu hamil di trimester pertama itu tidak boleh. Kenapa? Karena yang terjadi itu adalah pembentukan organ di tubuh janin,” ungkap Dokter Umum dr. Asri Salima Ridwan, dalam acara webinar New Year, New Look! Sehat & Cantik Luar Dalam, Jumat (14/1/2022).

“Jadi jangan sampai kita kekurangan asupan makanan dan kalori untuk membantu pertumbuhan janin. Maka dari itu, tidak boleh dilakukan di trimester pertama,” kata dr. Asri lebih lanjut.

Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi Hamil (Pexels/Pixabay)

Selain pada trimester pertama, ia juga menyarankan untuk tidak boleh melakukan diet pada trimester kedua. Baru pada kehamilan di fase trimester ketiga sudah boleh mengurangi jumlah makanan.

“Jadi yang pasti, trimester pertama dan kedua juga harus dihindari. Kalau trimester tiga, sebaiknya kalau diet asupan kalori jangan dikurangi. Jadi baiknya diperbanyak aktivitas fisik, seperti yoga, gym, dan sebagainya,” saran dr. Asri.

 “Rata-rata kesalahan orang Indonesia banyak sekali. Kebanyakan pasien ibu hamil dan saking takut anaknya kenapa-napa, malah tidak melakukan aktivitas fisik. Padahal itu bisa membahayakan bagi anaknya. Jadi disarankan tetap lakukan aktivitas fisik, tapi dalam batas yang normal,” lanjutnya.

Untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang, dr. Asri menyarankan perlu lakukan olahraga seperti jogging atau gerakan kecil lainnya.

“Untuk asupan kalori wanita hamil, perlu jaga di 25kg kalori per kilogram berat badan per hari. Tapi kalau ibu menyusui, karena enam bulan pertama adalah ASI eksklusif, itu penting untuk perkembangan otak si bayi. Dan kalau kita kurangi asupan nutrisinya, itu malah berbahaya. Jadi jangan diet dulu,” ungkapnya.

“Kalau setelah enam bulan, baru boleh diet. Tapi penurunan berat badan maksimal 1 kilogram per minggu, jadi jangan langsung drastis turunnya,” pungkasnya. 

Baca Juga: Viral Curhatan Perempuan Hamil Minta Uang untuk Susu dan USG, Berujung Dicueki Suami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI