CDC Peringatkan Kualitas Masker Kain Longgar Paling Rendah Tangkal Varian Omicron

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:18 WIB
CDC Peringatkan Kualitas Masker Kain Longgar Paling Rendah Tangkal Varian Omicron
Ilustrasi memakai masker. (Pexels)

Suara.com - Centers for Disease Control and Prevention atau CDC memperingatkan penggunaan masker kain longgar yang berbahaya, karena punya daya lindung paling rendah di antara masker lain terhadap varian Omicron.

Panduan tentang masker kain longgar ini terangkum dalam panduan CDC yang terbaru, setelah para ahli mendesak orang Amerika untuk meningkatkan pemakaian masker untuk hadapi varian Omicron.

"Mengenakan masker atau respirator yang sangat protektif sangat penting saat dalam situasi berisiko tinggi, atau untuk beberapa orang yang berisiko tinggi terkena penyakit parah," tulis CDC melalui keterangannya, mengutip ABC News, Sabtu (15/1/2021).

Meski begitu CDC mengakui bahwa memakai masker apapun lebih baik daripada tidak pakai masker sama sekali, tapi tidak menyarankan masker kain yang longgar.

"Saya katakan bahwa masker terbaik adalah masker yang ada yang bisa Anda pakai sepanjang hari, khususnya di tempat umum," ujar Direktur CDC, Dr. Rochelle Walensky, Sabtu (15/1/2022).

Selain itu, Walensky sadar betul bagaimana masker berkualitas tinggi cenderung kurang nyaman digunakan. Tapi jika masker ini dilepas, maka tidak memberikan perlindungan sama sekali.

Bahkan, masker N95 dan KN95 cenderung lebih mahal dan sulit ditemukan. Bahkan beberapa waktu lalu CDC menyarankan agar tidak membeli masker media N95, karena hanya untuk petugas kesehatan yang lebih memerlukan.

Sehingga perpaduan yang terbaik adalah penggunaan masker bedah, dilapisi dengan masker kain.

Seperti diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut bahwa meski gejalanya lebih ringan, tapi varian Omicron 300 kali lebih menular dibanding varian sebelumnya.

"Sekarang ditemukan bukti bahwa varian Omicron konsisten menyebar dengan signifikan lebih cepat dibanding varian Delta," ujar Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus beberapa waktu lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Inggris Alami Lonjakan Rawat Inap pada Kelompok Anak Akibat Varian Omicron

Update Covid-19 Global: Inggris Alami Lonjakan Rawat Inap pada Kelompok Anak Akibat Varian Omicron

Health | Sabtu, 15 Januari 2022 | 11:33 WIB

Keringat Ekstrem Saat Malam Jadi Gejala Baru Varian Omicron

Keringat Ekstrem Saat Malam Jadi Gejala Baru Varian Omicron

Health | Sabtu, 15 Januari 2022 | 10:40 WIB

Varian Omicron Merajalela, Jerman Malah Kekurangan Alat Tes COVID-19

Varian Omicron Merajalela, Jerman Malah Kekurangan Alat Tes COVID-19

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 23:30 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB