Meski Kecil, Namun Kematian Mendadak Setelah Melakukan Hubungan Seksual Juga Mengintai Kelompok Usia Muda

Risna Halidi

Senin, 17 Januari 2022 | 22:10 WIB
Meski Kecil, Namun Kematian Mendadak Setelah Melakukan Hubungan Seksual Juga Mengintai Kelompok Usia Muda
Ilustrasi hubungan seksual (Shutterstock).

Suara.com - Meski jarang, namun kasus seseorang menjemput ajal saat berhubungan seksual adalah hal yang bisa saja terjadi.

Dikutip dari laman Medpagetoday, hasil otopsi komprehensif menunjukkan bahwa pada dasarnya, hubungan seksual jarang memicu kematian jantung mendadak atau SCD.

Tercatat kematian yang terjadi akibat satu jam berhubungan seksual ada 0.2 persen dari 6.847 kasus SCD di Inggris. Namun tingkat kematian setelah melakukan hubungan seksual tetap rendah di semua kasus SCD berdasarkan penyebab kematian.

Angkanya adalah sebagai berikut:

  • Sindrom kematian aritmia mendadak: 0,2 persen
  • Diseksi aorta: 2 perse
  • Kardiomiopati aritmogenik: 0,7 persen
  • Kardiomiopati hipertrofik: 0,3 persen
  • Penyakit jantung iskemik: 0,1 persen
  • Fibrosis idiopatik: 0,6 persen
  • Hipertrofi ventrikel kiri idiopatik: 0,3 persen
  • Prolaps katup mitral: 1 persen

Dari angka tersebut, 17 orang dengan rata-rata usia 38 tahun dan dua pertiganya laki-laki, dinyatakan meninggal dunia karena SCD setelah berhubungan seksual.

"Orang yang lebih muda (di bawah usia 50 tahun) dengan kondisi masalah jantung seperti kardiomiopati dan channelopathies, mungkin khawatir tentang risiko kematian mendadak selama hubungan seksual karena lonjakan kasus katekolaminergik yang menyertai aktivitas seksual ini," tulis peneliti dari St. George's University of London.

Hanya saja, peneliti percaya bahwa temuan mereka bisa memberikan kepastian bahwa melakukan aktivitas seksual relatif aman pada pasien dengan masalah jantung, terutama untuk yang masih berusia muda.

Para peneliti juga mengutip sebuah studi tahun 2006 yang mengaitkan hubungan seksual dengan 0,2 persen kematian alami yang menjalani otopsi pada kelompok yang didominasi usia paruh baya (usia rata-rata 59,1 tahun dengan 92,6 persen pria).

"Dalam kohort ini, kami menemukan bahwa proporsi perempuan yang meninggal jauh lebih tinggi daripada di penelitian sebelumnya."

baca juga

SCD sendiri didefinisikan sebagai kematian yang terjadi dalam waktu 12 jam setelah terlihat sehat. Semua kasus SCD harus menjalani evaluasi makroskopik dan histologis jantung oleh ahli patologi jantung.

Peneliti Mary Sheppard dan rekan mengatakan bahwa mereka tidak memasukkan korban serangan jantung mendadak dalam laporan, serta tidak memeriksa kematian setelah berhubungan seks yang tidak dikaitkan dengan SCD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Ahli Sebut Varian Omicron Bisa Berdampak Pada Hubungan Seksual

Duh, Ahli Sebut Varian Omicron Bisa Berdampak Pada Hubungan Seksual

Health | Rabu, 12 Januari 2022 | 12:35 WIB

Sepasang Remaja Kebelet, Berbuat Tak Senonoh di Belakang Mobil

Sepasang Remaja Kebelet, Berbuat Tak Senonoh di Belakang Mobil

News | Sabtu, 01 Januari 2022 | 14:39 WIB

Kunci Rumah Tangga Harmonis, Lakukan 3 Tips Memuaskan Pasangan di Ranjang

Kunci Rumah Tangga Harmonis, Lakukan 3 Tips Memuaskan Pasangan di Ranjang

Health | Senin, 13 Desember 2021 | 21:30 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×