Studi: Vaksin Covid-19 Sinovac Tidak Cocok untuk Melawan Virus Corona Varian Omicron

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 21 Januari 2022 | 21:33 WIB
Studi: Vaksin Covid-19 Sinovac Tidak Cocok untuk Melawan Virus Corona Varian Omicron
Vaksin Sinovac yang bernama CoronaVac digunakan di Kuala Lumpur, Malaysia pada 21 Juni 2021. [AFP/Mohd Rasfan]

Suara.com - Jutaan orang di seluruh dunia telah menerima dua dosis vaksin Covid-19 Sinovac. Vaksin buatan China ini telah digunakan oleh 48 negara untuk membantu mengurangi tingkat penularan infeksi virus corona.

Namun, menurut hasil studi oleh peneliti Yale dan Republik Dominika, vaksinasi dari jenis vaksin ini dinilai tidak membantu melawan Omicron yang saat ini sedang beredar luas.

Studi yang terbit di jurnal Nature Medicine menganalisis serum darah 101 orang dari Republik Dominika. Peneliti menemukan bahwa infeksi Omicron tidak menghasilkan antibodi penetral pada orang-orang yang menerima vaksin Sinovac.

Lalu, peneliti membandingkan sampel ini dengan sampel serum darah yang disimpan di Yale.

Mereka melihat pada orang yang menerima dua dosis dan booster Sinovac memiliki tingkat antibodi yang sama dengan orang yang menerima dua suntikan vaksin mRNA Pfizer.

Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac saat vaksinasi tahap pertama di Rumah Sakit Abdoel Moeleok Provinsi Lampung, Lampung, Kamis (14/1/2021). [ANTARA]
Petugas kesehatan menyiapkan vaksin COVID-19 Sinovac saat vaksinasi tahap pertama di Rumah Sakit Abdoel Moeleok Provinsi Lampung, Lampung, Kamis (14/1/2021). [ANTARA]

Dalam penelitian lain, vaksin mRNA tanpa booster telah terbukti hanya menawarkan perlindungan terbatas terhadap Omicron, lapor Medical Xpress.

Temuan ini kemungkinan akan memperumit upaya global untuk memerangi jenis Omicron. Suntikan booster tambahan, atau dua booster, jelas diperlukan di negara yang menerima Sinovac.

"Suntikan booster jelas diperlukan dalam masyarakat karena kita tahu bahwa dua dosis vaksin mRNA tidak memberikan perlindungan yang cukup terhadap Omicron," kata Profesor Imunobiologi Waldemar Von Zedtwitz, Akiko Iwasaki.

Namun, Iwasaki menekankan bahwa sistem kekebalan manusia masih memiliki senjata lain yang dapat digunakan untuk melawan Covid-19, seperti sel T.

"Tapi kita tetap membutuhkan antibodi untuk mencegah infeksi dan memperlambat penularan virus," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinovac Buka Pabrik Vaksin COVID-19 Baru di Beijing

Sinovac Buka Pabrik Vaksin COVID-19 Baru di Beijing

Foto | Kamis, 20 Januari 2022 | 15:48 WIB

Vaksin Booster untuk Penerima Sinovac, Cek Infonya di Sini!

Vaksin Booster untuk Penerima Sinovac, Cek Infonya di Sini!

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 12:53 WIB

Lagi! Pemerintah Beli 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Dari China

Lagi! Pemerintah Beli 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac Dari China

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 07:39 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB