Orangtua, Ketahui Arti Penting Mainan untuk Anak

Risna Halidi | Suara.com

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:47 WIB
Orangtua, Ketahui Arti Penting Mainan untuk Anak
Ilustrasi mainan (Pixabay/PublicDomainPictures)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat kesempatan anak untuk bermain menjadi terkendala. Hal itu membuat sebagian besar anak terpaksa menghabiskan waktu di rumah aja.

Akibatnya masa-masa untuk berinteraksi dengan teman sebaya menjadi berkurang. Oleh karena itu, mainan menjadi salah satu hal penting yang dapat menemani hari-hari anak.

Namun dikutip dari ANTARA, Minggu (23/1/2022), orangtua kerap tak pernah mempersoalkan saat membelikan mainan untuk anaknya. Padahal ada begitu banyak manfaat mainan bagi pertumbuhan anak.

Menurut banyak riset yang sudah dilakukan, mainan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan otak, sosial, emosional, dan fisik anak.

Belum lama ini Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyelenggarakan Festival Permainan Tradisional Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengatakan orang dewasa harus bisa menyediakan iklim yang mendukung dengan baik agar pertumbuhan anak bisa optimal.

Pedagogis asal Jerman Friedrich Wilhelm August Frobel mengemukakan bahwa bermain penting dalam belajar. Kegiatan bermain sangat dinikmati anak dan mainan yang sangat disukai anak dapat digunakan untuk menarik perhatian serta mengembangkan kapasitas dan pengetahuan anak tersebut.

Tokoh-tokoh seperti Plato, Aristoteles, dan Frobel melihat bermain sebagai kegiatan yang mempunyai nilai praktis, artinya bermain digunakan sebagai media untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan tertentu pada anak.

Lalu seperti apa mainan yang paling efektif mendukung tumbuh kembang anak? Mainan yang mampu memberikan nilai edukasi bagi anak secara optimal.

Mayke Sugianto, T. (1995) dalam bukunya berjudul Bermain, Mainan, dan Permainan, mengemukakan bahwa alat permainan edukatif adalah alat permainan yang sengaja dirancang secara khusus untuk kepentingan pendidikan.

Maka dalam beberapa waktu terakhir, ragam mainan untuk anak pun semakin variatif. Banyak produsen mainan anak dari berbagai segmen pasar mengembangkan produk kreatif mereka untuk menunjang kebutuhan pasar.

Mainan edukatif pun menjadi salah satu yang banyak dikembangkan dan banyak menjadi pilihan dan bahkan kerap menjadi favorit orang tua untuk diberikan kepada anaknya.

Di Indonesia misalnya ada Rajakidzone, yang dikenal sebagai merek mainan edukatif anak yang membantu anak belajar.

Meskipun baru dirintis sejak 2021, merek yang lahir dari sebuah industri cetak digital ini nyatanya mampu menggarap peluang dari ceruk pasar di segmen mainan edukatif.

Hana Tazkiyatunnisa, pemilik Rajakidzone mengakui bahwa saat ini sudah mulai banyak orang tua yang menyadari pentingnya memilihkan mainan edukatif khususnya di tengah pandemi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolda Sumut Bantu  Pengobatan Anak Penderita Tumor

Kapolda Sumut Bantu Pengobatan Anak Penderita Tumor

Sumut | Minggu, 23 Januari 2022 | 16:29 WIB

4 Cara Ini Bisa Digunakan untuk Mengajari Anak Menabung Sejak Dini, Orang Tua Wajib Tahu!

4 Cara Ini Bisa Digunakan untuk Mengajari Anak Menabung Sejak Dini, Orang Tua Wajib Tahu!

Your Say | Minggu, 23 Januari 2022 | 16:11 WIB

Ciri Anak Alami Disleksia atau Gangguan Belajar, Ini yang Mesti DIlakukan Orangtua

Ciri Anak Alami Disleksia atau Gangguan Belajar, Ini yang Mesti DIlakukan Orangtua

Lifestyle | Minggu, 23 Januari 2022 | 16:15 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB