Mulai Muncul di Inggris, Peneliti Amati Perkembangan Sub-varian Virus Corona Omicron BA.2

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 23 Januari 2022 | 20:19 WIB
Mulai Muncul di Inggris, Peneliti Amati Perkembangan Sub-varian Virus Corona Omicron BA.2
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Ilmuwan menemukan adanya sub varian dari virus corona Omicron. Kini, mereka sedang mencermati temuan baru tersebut untuk menentukan bagaimana kemunculannya dapat memengaruhi penyebaran pandemi di masa depan.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengidentifikasi lebih dari 400 kasus di Inggris dalam sepuluh hari pertama bulan ini dan mendeteksi adanya sub varian terbaru, disebut BA.2

Pada Jumat (21/1/2022) kemarin, UKHSA menetapkan sub-garis keturunan BA.2 sebagai varian yang sedang diselidiki (VUI) karena kasusnya terus meningkat di tengah-tengah garus keturunan BA.1 (sub-varian Omicron yang lain) tetap dominan.

Pihak berwenang menggarisbawahi bahwa masih ada ketidakpastian seputar signifikansi perubahan genom virus karena dalam beberapa hari terakhir telah terjadi peningkatakan tajam dalam kasus BA.2, terutama di India dan Denmark.

"Yang mengejutkan kami adalah kecepatan sub-varian ini, yang telah beredar luas di Asia, telah menguasai Denmark," kata ahli epidemiologi Prancis Antoine Flahault, dilansir Medical Xpress.

Varian baru virus Corona [Foto: Antara]
Varian baru virus Corona [Foto: Antara]

Para ilmuwan harus mengevaluasi bagaimana virus corona terus berevolusi dan bermutasi. Sub varian terbaru ini tidak memiliki mutasi spesifik, yang dapat digunakan untuk melacak dan membandingkan BA.1 dengan Delta.

BA.2 belum ditetapkan sebagai varian yang mengkhawatirkan, tetapi Flahault mengatakan semua negara harus waspada terhadap perkembangan terbaru, selagi para ilmuwan meningkatkan pengawasan.

Hal yang menurut pakar harus diperhatikan adalah apabila sub-varian ini memiliki karakteristik yang berbeda dari BA.1 dalam hal penularan dan tingkat keparahan.

Flahault mengatakan semboyannya bukanlah panik tetapi "kewaspadaan" karena untuk saat ini dirinya melihat tingkat keparahan kasus BA.2 sebanding dengan varian awal Omicron.

"Apa yang kita ketahui sekarang adalah bahwa (BA.2) kurang lebih sesuai dengan karakteristik yang kita ketahui tentang Omicron," imbuh Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran.

Kini, kasus sub-varian Omicron BA.2 sudah terdeteksi di beberapa negara, seperti Inggris, India, Denmark, serta Swedia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Omicron Melonjak, Lima Organisasi Profesi Medis Minta Pemerintah Evaluasi PTM 100 Persen

Kasus Omicron Melonjak, Lima Organisasi Profesi Medis Minta Pemerintah Evaluasi PTM 100 Persen

Health | Minggu, 23 Januari 2022 | 19:28 WIB

Hits Kesehatan: Penyebab Kematian Pasien Varian Omicron, Arti Mainan untuk Anak

Hits Kesehatan: Penyebab Kematian Pasien Varian Omicron, Arti Mainan untuk Anak

Health | Minggu, 23 Januari 2022 | 19:14 WIB

Sebaran Kasus Varian Omicron di Jawa Barat

Sebaran Kasus Varian Omicron di Jawa Barat

Bekaci | Minggu, 23 Januari 2022 | 18:49 WIB

Terkini

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB