Negara Kaya Banyak Rekrut Perawat dari Negara Miskin, Bikin Kesenjangan Layanan Kesehatan Dunia Makin Tajam

Risna Halidi, Lilis Varwati

Senin, 24 Januari 2022 | 09:31 WIB
Negara Kaya Banyak Rekrut Perawat dari Negara Miskin, Bikin Kesenjangan Layanan Kesehatan Dunia Makin Tajam
Ilustrasi perawat (Unsplash)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membuat negara-negara kaya dunia banyak merekrut perawat dari negara di dunia yang lebih miskin terutama saat kasus Covid-19 akibat varian omicron melonjak.

Namun tindakan itu disebut malah memperburuk pelayanan kesehatan di negara miskin akibat kekurangan staf dan tenaga kerja, kata Dewan Perawat Internasional (ICN).

Menurut ICN, banyak tenaga kesehatan di dunia telah mengalami sakit dan kelelahan di tengah melonjaknya kasus Omicron.

Untuk menutup kesenjangan jumlah tenaga kesehatan, negara-negara di Barat juga mempekerjakan personel militer serta sukarelawan dan pensiunan. Tetapi banyak juga yang lakukan rekrutmen internasional.

"Kami benar-benar melihat peningkatan rekrutmen internasional ke tempat-tempat seperti Inggris, Jerman, Kanada, dan Amerika Serikat," kata CEO ICN Howard Catton.

"Ini sedikit mirip dengan apa yang telah kita lihat dengan APD (alat pelindung diri) dan vaksin, di mana negara-negara kaya telah menggunakan kekuatan ekonominya untuk membeli dan menimbun. Jika mereka melakukannya dengan tenaga kerja keperawatan itu hanya akan membuat ketidakadilan semakin buruk," imbuh Catton, dikutip dari Channel News Asia.

Ia mengungkapkan bahwa kekurangan perawat secara global sebenarnya telah terjadi sejak sebelum pandemi Covid-19. Di mana dunia kekurangan 6 juta perawat, dengan hampir 90 persen terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah.

Perekrutan perawat ke negara kaya itu kebanyakan berasal dari Afrika sub-Sahara, termasuk Nigeria, dan sebagian Karibia, kata Catton. Para tenaga kesehatan itu bersedia direkrut karena diimingi dengan gaji yang lebih tinggi dan persyaratan yang lebih baik daripada di negara asal.

Selain itu, para perawat juga difasilitasi dengan status imigrasi legal di negara-negara perekrut.

baca juga

"Intinya adalah bahwa beberapa orang akan melihat dan mengatakan ini adalah negara kaya yang menanggung biaya pendidikan perawat dan petugas kesehatan baru," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Negara-negara Miskin Membuang Jutaan Vaksin Covid karena Hampir Kedaluwarsa

Negara-negara Miskin Membuang Jutaan Vaksin Covid karena Hampir Kedaluwarsa

News | Selasa, 18 Januari 2022 | 11:10 WIB

Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, Nakes di Ceko Boleh Tetap Bekerja Meski Positif Covid-19

Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Berjalan, Nakes di Ceko Boleh Tetap Bekerja Meski Positif Covid-19

Health | Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:35 WIB

Update Covid-19 Global: Jutaan Dosis Vaksin Terbuang di Negara Miskin, Dianggap Cepat Kedaluwarsa

Update Covid-19 Global: Jutaan Dosis Vaksin Terbuang di Negara Miskin, Dianggap Cepat Kedaluwarsa

Health | Jum'at, 14 Januari 2022 | 09:52 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×