Tak Perlu Lagi Meja Makan, Inilah 7 Manfaat Makan Lesehan

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 25 Januari 2022 | 08:54 WIB
Tak Perlu Lagi Meja Makan, Inilah 7 Manfaat Makan Lesehan
Ilustrasi makan lesehan. (Elements Envato)

Suara.com - Banyak yang menganggap bahwa makan lesehan adalah sesuatu yang kuno dan tradisional. Padahal, makan lesehan memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan, lho.

Makan lesehan ternyata bukan sekadar makan sambil duduk di lantai, tetapi juga memberi Anda kesempatan untuk melakukan gerakan yoga. Dalam Ayurveda, makan sambil duduk di lantai berarti Anda duduk dalam posisi sukhasana atau bersila. Ini seperti Anda melakukan yoga sambil makan, dan itu memberi manfaat kesehatan yang luar biasa.

Dilansir dari Healthshots, menurut Vani Krishna, Kepala Ahli Gizi Klinis di Manipal Hospitals Varthur, Bengaluru, duduk di lantai saat makan membantu memperbaiki postur tubuh. Dan karena Anda duduk dalam posisi bersila, ini membantu jantung untuk memompa darah dan mensirkulasikannya ke bagian tubuh yang lain.

Berikut adalah 7 alasan lainnya mengapa makan lesehan baik untuk kesehatan Anda.

1. Membantu penurunan berat badan
Kenaikan berat badan biasanya dipicu oleh makan berlebihan atau ketika Anda gagal membakar kalori yang Anda konsumsi. Dan kunci untuk menurunkan berat badan adalah berkonsentrasi pada setiap aspek makanan yang Anda konsumsi – seperti jumlah yang Anda makan dan bau serta rasa makanan.

“Anda akan makan lebih lambat saat duduk di lantai, dan ini memberi waktu bagi saraf vagus untuk mengirim sinyal dari perut ke otak yang memberi tahu saat perut sudah kenyang. Dan ini bisa mencegah Anda makan terlalu banyak,” kata Vani Krishna.

2. Meningkatkan sirkulasi darah
Ketika Anda melakukan posisi duduk Sukhasana atau bersila, sirkulasi darah ke kaki akan berkurang, dan darah ekstra mulai ditransmisikan melalui jantung ke organ lain yang meningkatkan aktivitas yang diperlukan untuk pencernaan.

Dan hal ini tidak akan terjadi saat Anda duduk di kursi makan, karena saat itu posisi kaki Anda berada di bawah jantung, sehingga sirkulasi darah akan bergerak ke arah kaki Anda.

3. Meningkatkan pencernaan
Gerakan saat Anda duduk di lantai, membungkuk ke depan untuk mengambil makanan, dan kembali ke postur semula, diyakini akan membantu mengeluarkan cairan pencernaan.

“Dipercaya bahwa ketika seseorang duduk dalam posisi bersila di lantai untuk makan, itu mengirimkan sinyal ke otak yang mempersiapkan tubuh untuk mencerna,” kata Vani Krishna.

4. Memperbaiki postur tubuh
Sangat penting untuk menjaga postur tubuh yang benar saat Anda makan. Postur tubuh yang benar saat makan akan membantu Anda mengurangi kemungkinan ketegangan berlebihan pada otot, persendian, lutut, punggung, leher, dan tangan Anda.

Postur tubuh Anda saat duduk di lantai secara otomatis dikoreksi, membuat punggung Anda lurus, memperpanjang tulang belakang dan mendorong bahu Anda - yang semuanya dapat mengatasi berbagai kelelahan, sakit, dan nyeri.

5. Meningkatkan fleksibilitas
Duduk bersila juga bisa membawa manfaat bagi kelenturan tubuh Anda. Vani Krishna mengatakan bahwa duduk di lantai membantu lutut, pinggul, tulang belakang, dada, dan pergelangan kaki meregang, sehingga tubuh menjadi lebih kuat dan fleksibel.

6. Meningkatkan usia harapan hidup
Ini mungkin terdengar agak sulit dipercaya, tetapi menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Preventive Cardiology, orang-orang yang duduk di lantai dengan posisi bersila (Sukhasana atau padmasana) dan mampu untuk bangun tanpa bantuan apapun, lebih mungkin untuk hidup lebih lama. Alasan di balik ini adalah bahwa dibutuhkan banyak kekuatan dan fleksibilitas untuk bangun dari posisi itu.

7. Menenangkan pikiran Anda
Pose Sukhasana meningkatkan fokus Anda dan merupakan posisi ideal untuk meditasi. Jadi, makan dalam asana ini membuat Anda lebih memperhatikan tindakan makan. Duduk dalam pose ini dipercaya dapat meningkatkan aliran oksigen dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lesehan Sayidan: Nikmati Sensasi Kulineran di Pinggir Kali Code

Lesehan Sayidan: Nikmati Sensasi Kulineran di Pinggir Kali Code

Your Say | Sabtu, 27 November 2021 | 13:15 WIB

Hidangan Tak Dibawa Pulang saat Makan di Lesehan, Wanita Kaget Kena Tambahan Biaya

Hidangan Tak Dibawa Pulang saat Makan di Lesehan, Wanita Kaget Kena Tambahan Biaya

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 11:53 WIB

Terpukul karena Viral, Pedagang Lesehan Malioboro Minta Maaf

Terpukul karena Viral, Pedagang Lesehan Malioboro Minta Maaf

Jogja | Selasa, 01 Juni 2021 | 07:15 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB