Studi: Kekebalan dari Infeksi Covid-19 Lebih Tahan Lama Dibanding dari Vaksinasi

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 27 Januari 2022 | 09:18 WIB
Studi: Kekebalan dari Infeksi Covid-19 Lebih Tahan Lama Dibanding dari Vaksinasi
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Freepik)

Suara.com - Selama ini, pakar kesehatan selalu mengimbau semua orang untuk mendapat vaksin Covid-19. Bahkan, kini sudah ditambah dengan adanya booster.

Namun, apakah vaksin dua dosis diperlukan bagi penyintas Covid-19 atau satu dosis saja cukup, masih dipertanyakan.

Sebuah studi baru yang terbit di server pracetak medRxiv menganalisis antibodi penyintas Covid-19 yang divaksinasi dan penyintas yang tidak menerima vaksin selama 18 bulan.

Melansir News Medical Life Science, studi ini melibatkan penyintas Covid-19 dan mereka yang hanya mendapat vaksinasi di wilayah Umbria Italia. Vaksin Covid-19 yang mereka dapatkan adalah mRNA Pfizer.

Peserta penelitian dibagi 2, yakni kelompok A terdiri dari penyintas yang divaksinasi dua dosis dan kelompok B adalah penyintas yang tidak diimunisasi.

Ilustrasi vaksin booster, Tanda Boleh Vaksin Booster (Freepik)
Ilustrasi vaksin booster, Tanda Boleh Vaksin Booster (Freepik)

Hasilnya menunjukkan bahwa vaksinasi dosis ganda pada penyintas memiliki memiliki dampak besar pada kekebalan mereka.

Kadar antiodi meningkat secara cepat setelah vaksinasi. Namun, peningkatannya tidak berlangsung lama. Inilah sebabnya mereka membutuhkan booster.

Sementara itu, pada kelompok penyintas yang tidak divaksinasi juga memiliki antibodi dalam 18 bulan pasca infeksi.

Selama penelitian, tidak ada reinfeksi yang terjadi meski varian mutasi virus corona sedang beredar.

Jadi, dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kekebalan yang berasal dari infeksi asli SARS-CoV-2 bertahan lebih lama dibandingkan dari vaksinasi. Meski antibodi juga meningkat setelah vaksinasi, respons tersebut berumur pendek.

Namun, peneliti mengatakan perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk menentikan rejimen dosis dan waktu vaksinasi untuk memastikan respons imun yang memadai pada orang-orang.

Selain itu, penelitian ini juga memiliki keterbatasan, yakni ukuran sampel penelitian kecil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Kesehatan: Bahaya Perawatan Wajah Pakai Lemon, Dunia Butuh Vaksin Spesifik untuk Omicron?

Hits Kesehatan: Bahaya Perawatan Wajah Pakai Lemon, Dunia Butuh Vaksin Spesifik untuk Omicron?

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 08:34 WIB

Sosok Lansia 102 Tahun Ini Jadi Penerima Vaksin Corona Tertua di Situbondo

Sosok Lansia 102 Tahun Ini Jadi Penerima Vaksin Corona Tertua di Situbondo

Malang | Kamis, 27 Januari 2022 | 08:15 WIB

Peneliti India Sebut Vaksin Spesifik untuk Omicron Penting, Ini Sebabnya

Peneliti India Sebut Vaksin Spesifik untuk Omicron Penting, Ini Sebabnya

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 08:07 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB