Bisa Dicoba, 5 Minuman Pelancar Haid Alami yang Aman Dikonsumsi

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 31 Januari 2022 | 07:25 WIB
Bisa Dicoba, 5 Minuman Pelancar Haid Alami yang Aman Dikonsumsi
Ilustrasi gambar (freepik)

Suara.com - Diet Anda memainkan peran penting dalam melancarkan haid atau menstruasi; tidak hanya apa yang Anda makan, tetapi juga apa yang Anda minum. Bicara soal minuman, ada beberapa minuman pelancar haid yang bisa Anda konsumsi.

Diketahui, ada beberapa minuman yang dapat membantu melancarkan dan mencegah kram saat menstruasi, seperti: air, smoothie hijau, teh jahe, teh kamomil, dan teh pepermin.

Untuk lebih jelasnya, mari simak berikut ini ulasan minuman pelancar haid yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Air

Menjaga diri Anda terhidrasi selalu penting, tetapi menjadi lebih penting selama periode haid Anda. Air membantu untuk mendukung sirkulasi Anda dan membawa darah yang kaya nutrisi ke tempat yang dibutuhkan. Oleh karena itu, untuk memperlancar haid bisa dengan memperbanyak asupan air putih, terutama air hangat.

2. Smoothie hijau

Smoothie yang baik, segar, dan kaya nutrisi dapat membantu memperlancar dan meredakan nyeri haid. Smoothie hijau kiwi dan jahe, misalnya. Smoothie ini menyediakan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Selama periode haid, banyak wanita yang mengeluhkan kelelahan dan kekurangan energi. Diperburuk oleh kadar zat besi yang rendah, sehingga mengonsumsi smoothie hijau sangat membantu untuk meningkatkan asupan mineral untuk tubuh. Selain itu, berguna juga untuk melancarkan haid.

Jus dan smoothie sayuran dan buah makin merasuki kehidupan banyak orang. (shutterstock)
Jus dan smoothie sayuran dan buah makin merasuki kehidupan banyak orang. (shutterstock)

3. Teh Jahe

Jahe adalah bahan luar biasa yang berguna  selama menstruasi Anda. Jahe memiliki sifat antiinflamasi sehingga dapat membantu melancarkan dan mencegah kram selama haid. Anda dapat meningkatkan asupan jahe dengan mengolahnya menjadi teh jahe, bisa juga memasukkannya ke dalam sup atau smoothie.

Jika ingin minum teh jahe, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah dengan cara menyeduh jahe segar dalam air panas, lalu tambahkan sedikit madu atau seiris lemon untuk menambah rasa. Setelah itu, Anda bisa meminumnya.

4. Teh chamomile

Teh chamomile terbukti bermanfaat untuk melancarkan dan mencegah kram menstruasi. Hal ini karena kandungan senyawa hippurate dan glisin dapat membantu meredakan kejang otot, serta bekerja untuk merilekskan rahim. Chamomile juga memiliki sifat antiinflamasi.

5. Teh peppermint

Sebuah studi menemukan bahwa minyak peppermint melemaskan otot-otot perut, melancarkan dan mengatasi kram menstruasi bagi banyak wanita muda. Para peneliti menyimpulkan bahwa ini karena sifat anti-spasmodik dari kandungan mentolnya teh pappermint.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Posisi Tidur Meredakan Nyeri Haid, Lengkap Tips Mengurangi Rasa Sakit

3 Posisi Tidur Meredakan Nyeri Haid, Lengkap Tips Mengurangi Rasa Sakit

Jogja | Jum'at, 28 Januari 2022 | 18:28 WIB

Ulasan 'Buku Lengkap Kesehatan Organ Reproduksi Wanita,' Mengenal Menopause hingga Siklus Menstruasi

Ulasan 'Buku Lengkap Kesehatan Organ Reproduksi Wanita,' Mengenal Menopause hingga Siklus Menstruasi

Your Say | Kamis, 27 Januari 2022 | 17:41 WIB

Viral Warganet Nangis Pesan Smoothie Bowl Dapat Topping 'Petai Cina', Publik: Itu Botok Bowl

Viral Warganet Nangis Pesan Smoothie Bowl Dapat Topping 'Petai Cina', Publik: Itu Botok Bowl

Lifestyle | Kamis, 27 Januari 2022 | 13:25 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB