Benarkah Penyedap Rasa MSG Dapat Menyebabkan Obesitas dan Hipertensi? Ini Dia Bukti Ilmiahnya

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 10 Februari 2022 | 06:55 WIB
Benarkah Penyedap Rasa MSG Dapat Menyebabkan Obesitas dan Hipertensi? Ini Dia Bukti Ilmiahnya
Ilustrasi MSG. (Pixabay)

Suara.com - Penyedap rasa Monosodium Glutamate atau yang dikenal dengan MSG sering dikaitkan dengan efek negatif bagi kesehatan, salah satunya sering disebut sebagai faktor penyebab obesitas dan hipertensi.

Menanggapi hal tersebut Ketua Pergizi Pangan Indonesia, Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS, mengatakan bahwa pada prinsipnya, ada banyak faktor pemicu obesitas. Selain pemicu dari potensi genetik, juga ada potensi gangguan metabolisme, atau juga ketidakseimbangan hormonal

Sedangkan terkait MSG, sampai saat ini, kata Prof. Hardin, tidak ada bukti ilmiah yang menyebut bahwa bahan makanan yang lebih dikenal dengan sebutan micin itu bisa membuat seseorang menjadi obesitas.

"Berdasarkan sejumlah penelitian yang dimuat dalam jurnal penelitian seperti di China dan Vietnam, tidak ada yang dapat membuktikan bahwa penggunaan MSG menyebabkan overweight atau obesitas," ungkapnya dalam webinar: “Benarkah Umami Menyebabkan Obesitas?” belum lama ini.

Dalam kesempatan yang sama, pakar pangan Prof Dr. Ir. Ahmad Sulaeman, MS menyampaikan penyedap rasa MSG sebenarnya merupakan zat gizi yang memiliki banyak manfaat.

MSG mengandung 78 persen asam glutamat, 12 persen natrium, dan 10 persen air yang tentunya dibutuhkan oleh setiap orang untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh.

"Bahkan sebenarnya, natrium dalam garam itu justru sampai 40 persen, atau 3 kali lebih tinggi dari MSG, yang artinya, garam lebih berisiko membuat seseorang mengalami hipertensi atau darah tinggi daripada MSG," ungkapnya.

Melihat hal tersebut, Grant Senjaya, Head of Public Relation Department PT Ajinomoto Indonesia mengatakan, saat ini pihaknya memiliki kampanye Bijak Garam.

Kampanye ini, kata dia, dibuat untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan atau penggunaan garam dalam memasak.

baca juga

"Salah satu faktor kendala sulitnya mengurangi garam dalam masakan adalah membuat rasanya tetap lezat dan tidak hambar. Kampanye Bijak Garam ini bisa menjadi solusi cermat dalam mengurangi penggunaan garam dalam setiap masakan dengan mempertahankan cita rasa yang tetap seimbang," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Gejala Tekanan Darah Tinggi dan Waspadai Komplikasinya

Kenali Gejala Tekanan Darah Tinggi dan Waspadai Komplikasinya

Health | Rabu, 09 Februari 2022 | 09:00 WIB

Peneliti Menemukan Molekul yang Mengaitkan antara Mikrobioma di Usus dengan Obesitas

Peneliti Menemukan Molekul yang Mengaitkan antara Mikrobioma di Usus dengan Obesitas

Health | Selasa, 08 Februari 2022 | 07:15 WIB

Studi: Rutin Olahraga Sedari Muda hingga Usia Paruh Baya Mengurangi Risiko Hipertensi

Studi: Rutin Olahraga Sedari Muda hingga Usia Paruh Baya Mengurangi Risiko Hipertensi

Health | Jum'at, 31 Desember 2021 | 14:48 WIB

Terkini

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

×