Turunkan Kadar Gula Darah, Penderita Diabetes Harus Coba Resep Tradisional Ini!

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 15 Februari 2022 | 20:40 WIB
Turunkan Kadar Gula Darah, Penderita Diabetes Harus Coba Resep Tradisional Ini!
ilustrasi diabetes (shutterstock)

Suara.com - Pada orang yang seharm glukosa dari makanan diolah menjadi energi. Tapi pada penderita diabetes, glukosa makanan ini bisa mengiritasi pembuluh darah.

Iritasi jangka panjang pada dinding oembuluh darah bisa menyebabkan kerusakan permanen. Kondisi ini disebut sebagai kondisi serius, di mana gula darah tinggi bisa merusak mata, jantung dan kaki.

Para ilmuwan di Tabriz University of Medical Sciences, Iran, pun menemukan obat tradisional untuk penderita diabetes, yakni labu.

Mereka telah melakukan penelitian dengan mengamati 20 pasien dengan kondisi kritis yang dirawat di unit perawatan intensif rumah sakit.

Mereka diberi 5g bubuk lyophilised Cucurbita maxima atau labu setiap 12 jam selama 3 hari.

Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)
Ilustrasi diabetes. (Shutterstock)

Kemudian dilansir dari Express, peneliti memeriksa glukosa darah dan insulin setiap satu sampai empat jam, tiga hari sebelum menerima labu dan selama penelitian.

Para peneliti menemukan Cucurbita maxima dapat menurunkan kadar glukosa darah tinggi dengan cepat dan efektif pada pasien diabetes yang sakit kritis.

Labu juga terbukti secara signifikan menurunkan kadar gula darah. Sebuah tinjauan studi klinis, disatukan oleh The University of Hong Kong, menyatakan bahwa polisakarida (karbohidrat yang ditemukan dalam labu) memiliki potensi mengatur gula darah.

Diabetes UK menambahkan bahwa labu adalah sumber serat, vitamin, dan mineral yang hebat.

Beberapa orang yang memiliki diabetes tipe 2 akan memerlukan obat untuk membantu mengelola kadar gula darah mereka.

Tablet yang paling sering diresepkan untuk penderita diabetes adalah metformin. Namun, ada jenis obat diabetes lain yang bisa ditawarkan.

Misalnya, sulfonilurea dapat diresepkan untuk merangsang pankreas guna membuat insulin.

Selain mengonsusmi labu untuk menurunkan gula darah tinggi, diet dan olahraga dapat berperan membantu dalam pengelolaan kondisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mayoritas Pasien Covid-19 di Indonesia Meninggal karena Komorbid Diabetes Melitus dan Hipertensi

Mayoritas Pasien Covid-19 di Indonesia Meninggal karena Komorbid Diabetes Melitus dan Hipertensi

News | Selasa, 15 Februari 2022 | 17:56 WIB

7 Makanan Rendah Gula Cocok untuk Diet dan Cegah Diabetes, Bikin Tubuh Lebih Sehat Segar Bugar

7 Makanan Rendah Gula Cocok untuk Diet dan Cegah Diabetes, Bikin Tubuh Lebih Sehat Segar Bugar

Lifestyle | Sabtu, 12 Februari 2022 | 10:50 WIB

5 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Bagus untuk Penderita Diabetes dan Mencegah Stroke

5 Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan, Bagus untuk Penderita Diabetes dan Mencegah Stroke

Health | Jum'at, 04 Februari 2022 | 15:46 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB