Berisiko Serang Anak, Begini Cara Mencegah Pneumonia Pada Si Kecil

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 22 Februari 2022 | 10:10 WIB
Berisiko Serang Anak, Begini Cara Mencegah Pneumonia Pada Si Kecil
Ilustrasi paru-paru, pneumonia (Pixabay/oracast)

Suara.com - Penyakit Pneumonia atau infeksi paru tidak hanya menyerang usia dewasa, tapi juga terutama bayi dan juga anak. Dalam keterangannya, Selasa, (22/2/2022),  Dokter Spesialis Anak Konsultan, dr. Olga Rasiyanti, M. Ked(Ped), Sp. A(K)., dari RS Siloam Dhirga Surya Medan menjelaskan, Pneumonia pada anak merupakan kondisi yang perlu diwaspadai. 

"Penyebab pneumonia cukup beragam, mulai dari infeksi bakteri, virus, hingga jamur. Beberapa jenis mikroorganisme yang dapat menyebabkan pneumonia pada anak adalah virus influenza, virus Corona, serta beberapa jenis bakteri, " tutur Dokter Spesialis Anak Konsultan, dr. Olga Rasiyanti, M. Ked(Ped), Sp. A(K).

dr. Olga Rasiyanti menjelaskan, bahwa pada anak umumnya lebih berisiko terkena pneumonia. Kondisi itu disebabkan sejumlah faktor, yaitu: tidak mendapatkan air susu ibu (ASI), Malnutrisi atau kurang gizi Infeksi tertentu, seperti HIV dan campak, imunisasi kurang lengkap atau tidak memperoleh vaksin pneumonia dan termasuk faktor terlahir prematur.

Ilustrasi anak batuk, kesehatan anak. (Shutterstock)
Ilustrasi pneumonia anak. (Shutterstock)

"Intens terpapar debu atau asap rokok termasuk faktor resiko yang patut diwaspadai orang tua. Hal ini disebabkan pemukiman yang padat dan rentan polusi udara," pungkas Olga Rasiyanti mengingatkan.

Di samping itu, dr. Ryki M Sihombing, Sp.PD., juga mengingatkan pentingnya pencegahan Infeksi Paru (Pneumonia) pada usia tua/lansia melalui pemberian vaksin. Pada kesempatan ini, dr.Ryki M. Sihombing, Sp.PD, kembali mengingatkan akan faktor individu, lingkungan serta gaya hidup yang meningkatkan resiko seseorang terkena penyakit pneumokokus yang disebabkan oleh bakteri 'Streptococcus pneumoniae'.

Penyakit ini dibagi dua jenis yaitu non-invasif (otitis media, sinusitis, Pneumonia) dan invasif, dan perlu diingat kondisi non invasif tadi dapat berubah menjadi invasif (bakteremia/sepsis, meningitis). Penyakit pneumokokus ini sendiri dapat berakibat seperti : gagal napas, sepsis, abses paru paru dan bahkan mengakibatkan perburukan kondisi medis pada penderita penyakit bawaan (asma, PPOK, Hipertensi, penyakit Jantung dan Diabetes).

Penurunan sistem imun pada usia tua/lansia dan adanya penyakit penyerta menyebabkan orang lanjut usia lebih beresiko menderita penyakit pneumokokus seperti pneumonia. Berdasarkan rekomendasi Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Vaksinasi Pneumokokus PCV dapat diberikan untuk melindungi dewasa diatas 50 tahun," tutur dr.Ryki, saat menjawab pertanyaan viewer pada sesi edukasinya.

Penyakit pneumokokus merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin dan vaksin dapat diberikan bersamaan dengan vaksin influenza yang akan menstimulasi sistem imun dan akan menghasilkan antibodi.

Sebagai kesimpulan, "Adapun kuman pneumokokus dapat menyebabkan penyakit seperti pneumonia, sehingga perlu dikenali faktor-faktor resiko apa saja bisa terkena penyakit ini, dan untuk mencegah penyakit pneumokokus ini maka imunisasi pneumokokus sangat direkomendasikan untuk diberikan pada individu dewasa diatas 50 tahun," pungkas dr. Ryki M. Sihombing, Sp. PD., Dokter spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit Siloam Dhirga Surya Medan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Baik! Lansia Bisa Dapat Booster Usai Tiga Bulan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Kabar Baik! Lansia Bisa Dapat Booster Usai Tiga Bulan Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Health | Selasa, 22 Februari 2022 | 11:35 WIB

Dampak Vaksin pada Long Covid-19: Bisa Mengurangi Waktu dan Keparahan Gejala

Dampak Vaksin pada Long Covid-19: Bisa Mengurangi Waktu dan Keparahan Gejala

Health | Selasa, 22 Februari 2022 | 08:02 WIB

Punya Gangguan Imun, Warga Italia Diminta Lakukan Vaksin Booster Dosis Keempat

Punya Gangguan Imun, Warga Italia Diminta Lakukan Vaksin Booster Dosis Keempat

Health | Senin, 21 Februari 2022 | 22:54 WIB

Terkini

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Jangan Lewatkan! ENHYPEN Rilis Jadwal Teaser Single The Sin: Parallel World

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Di Balik Pahitnya Matcha, Ada Ancaman Gula Berlebih yang Bikin Tubuh Menjerit!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bisnis Elektronik Nasional Hadapi Tantangan di Tengah Gejolak Ekonomi Dan Pelemahan Rupiah

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:31 WIB

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

Putusan MA soal Ijazah Gibran, Akademisi Kasih Dua Pilihan: Mundur atau Dimakzulkan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:30 WIB

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

70 Tahun Jadi Bagian Sejarah Indonesia, Panasonic Gobel Rawat Memori Dan Komitmen Mitra

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:23 WIB

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Pekalongan hingga Demak, Ancaman Rob Paksa Warga Pesisir Beradaptasi, Kerugian Capai Ratusan Triliun

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:18 WIB

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:13 WIB

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Wacana Blokir Medsos Anak: Solusi Aman atau Bikin Anak Makin Penasaran?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:10 WIB

×