India Mengembangkan Vaksin Covid-19 mRNA Baru, Disebut Lebih Murah dari Pfizer dan Moderna

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 25 Februari 2022 | 21:36 WIB
India Mengembangkan Vaksin Covid-19 mRNA Baru, Disebut Lebih Murah dari Pfizer dan Moderna
Ilustrasi vaksin covid-19 (Pexels)

Suara.com - Penyebaran virus corona varian Omicron mendorong India meluncurkan vaksin mRNA Covid-19 pertamanya, yang diyakini ilmuwan dapat melawan strain baru tersebut.

Layaknya vaksin Covid-19 pada umumnya, vaksin mRNA juga bertujuan memicu respons imun dengan mengaktifkan sel untuk melawan SARS-CoV-2.

Vaksin 'tradisional' menggunakan virus yang dilemahkan auatu dimatikan untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, sambil memastikan virus tidak bereplikasi.

Dalam kasus Messenger Ribonucleic Acid atau vaksin berbasis mRNA, sel-sel diinstruksikan untuk membuat protein atau sepotong protein lonjakan virus corona untuk memicu respons imun dalam tubuh.

Sel kekebalan aktif mengidentifikasi protein lonjakan 'palsu' ini dan pada akhirnya menciptakan antibodi yang dibutuhkan untuk memerangi SARS-CoV-2 asli.

Ilustrasi vaksin booster, aturan vaksin booster terbaru (Freepik)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Freepik)

Menurut Times of India, teknologi mRNA menggunakan sepotong DNA untuk diubah menjadi RNA agar sel dapat menghasilkan protein lonjakan.

Vaksin mRNA pertama buatan India

Vaksin mRNA ini sednag dikembangkan oleh Gennova Biopharmaceuticals di Pune. Sampai sekarang, fase uji coba 2/3 terhadap manusia telah selesai dan perusahaan sedang dalam proses mengirimkan data ke otoritas pengatur obat di negara tersebut.

"Uji coba fase II dan III telah selesai. Kami telah menyerahkan dan mempresentasikan data Tahap II dan sedang dalam proses penyerahan data uji coba Tahap III yang dilakukan dterhadap 4.000 peserta," jelas CEO Gennova Biopharmaceuticals, Sanjay Singh.

Sebelumnya, Singh mengungkap bahwa vaksin tersebut menggunakan bahan lipid dan enzim, yang memungkinkan vaksin disimpan dalam suhu 2 hingga 8 derajat Celcius.

Selain itu, vaksin buatan India ini akan lebih mudah daripada vaksin mRNA dari Amerika yakni Pfizer dan Moderna. Namun, kemungkinan lebih mahal daripada Covishield atau Covaxin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Akan Dirikan Pusat Latihan Pembuatan Vaksin Covid-19 mRNA Untuk Negara Menengah, Indonesia Ikut?

WHO Akan Dirikan Pusat Latihan Pembuatan Vaksin Covid-19 mRNA Untuk Negara Menengah, Indonesia Ikut?

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 21:36 WIB

Antibodi dari Vaksin Covid-19 mRNA Lebih Efektif Melawan Virus Corona daripada Kekebalan Alami? Begini Kata Hasil Riset

Antibodi dari Vaksin Covid-19 mRNA Lebih Efektif Melawan Virus Corona daripada Kekebalan Alami? Begini Kata Hasil Riset

Health | Kamis, 17 Februari 2022 | 20:29 WIB

CDC: Suntikan Vaksin Booster mRNA Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Covid-19

CDC: Suntikan Vaksin Booster mRNA Ampuh Cegah Rawat Inap akibat Covid-19

Health | Senin, 31 Januari 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB