Suara.com - Data Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur, sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid-19, menyebutkan bahwa pihaknya banyak menerima pasien dengan status vaksinasi sudah disuntik dosis pertama maupun kedua. Hal ini seolah memberi penegasan bahwa meski seseorang sudah mendapat vaksinasi Covid-19 lengkap, protokol kesehatan tidak boleh abai dilakukan.
Kisah seorang ibu mencoba meningkatkan kesadaran orang-orang tentang kondisi genetik langka yang diidap oleh putranya. Kondisi kelainan genetik langka tersebut adalah sindrom rambut tak dapat disisir atau untouchable hair syndrome. Seperti apa?
Simak selengkapnya di bawah ini!
1. Fakta Terbaru! RS Persahabatan Ungkap Banyak Pasien Covid-19 yang Dirawat Ternyata Sudah Vaksinasi
![Rumah Sakit Persahabatan. [Antara/Andi Firdaus]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/03/22/11298-rsup-persahabatan.jpg)
Vaksinasi Covid-19 dilakukan untuk mencegah risiko rawat inap dan kefatalan. Vaksinasi tidak berfungsi untuk mencegah infeksi, yang masih bisa menyerang meski sudah disuntik penuh dua dosis.
Ini terbukti dari data Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur, sebagai salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang banyak menerima pasien dengan status vaksinasi sudah disuntik dosis pertama maupun kedua.
2. Idap Kelainan Genetik, Bayi Laki-Laki Ini Didiagnosis 'Sindrom Rambut Tak Dapat Disisir', Seperti Apa Kondisinya?

Seorang ibu mencoba meningkatkan kesadaran orang-orang tentang kondisi genetik langka yang diidap oleh putranya.
Kondisi kelainan genetik langka tersebut adalah sindrom rambut tidak dapat disisir atau untouchable hair syndrome.
3. Mengenal CT Value Covid-19 dalam Hasil Tes PCR, Benarkah Ada Hubungannya dengan Keparahan Penyakit?

Ada berbagai istilah ilmiah yang menjadi bagian dari kosakata pandemi Covid-19, salah satunya adalah 'CT value' dalam hasil tes PCR untuk menentukan apakah seorang pasien positif Covid-19. Untuk lebih jelasnya, berikut ini pengertian CT Value Covid-19 lengkap dengan cara baca, dan penentu keparahan atau tidak.
Pengertian CT Value Covid-19