Penderita Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) Berisiko Tinggi Mengalami Masalah Jantung dan Mengidap Diabetes Tipe 2

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 05 Maret 2022 | 18:15 WIB
Penderita Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) Berisiko Tinggi Mengalami Masalah Jantung dan Mengidap Diabetes Tipe 2
Ilustrasi PCOS (Pixabay.com/@nastya_gepp)

Suara.com - Sebuah studi dari peneliti India-Amerika di Universitas Harvard baru-baru ini menunjukkan bahwa wanita dengan siklus menstruasi abnormal berisiko mengalami masalah jantung dan penyakit gula.

Kondisi dalam studi ini adalah sindrom ovarium polikistik (PCOS), sebuah gangguan hormon yang terjadi pada wanita usia subur.

Wanita yang menderita PCOS memiliki kadar hormon maskulin atau hormon androgen berlebih.

PCOS ditandai dengan siklus menstruasi yang panjang dan periode yang berat. Kondisi ini juga dapat menyebabkan jerawat, rambut tumbuh berlebih, atau rumbut kepala rontok.

Tidak hanya memengaruhi haid, PCOS juga terkait erat dengan kesehatan jantung dan peredaran darah.

Ilustrasi menstruasi tidak teratur (Pexels/Andrea Piacquadio).
Ilustrasi menstruasi tidak teratur (Pexels/Andrea Piacquadio).

Studi ini menunjukkan bahwa PCOS dapat meningkatan risiko diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas. Semua itu merupakan kondisi yang dapat memengaruhi kesehatan jantung secara negatif.

Dilansir Times of India, penelitian ini didasarkan pada survei terhadap lebih dari 37.000 peserta yang menjawab pertanyaan tentang kondisi ginekologi, riwayat kesehatan kesehatan, dan kesehatan jantung.

Sebanyak 30.000 orang di antaranya juga menjawab pertanyaan tentang siklus menstruasi mereka dari waktu ke waktu di aplikasi Apple Health.

Hasil riset menunjukkan penderita PCOS hampir empat kali lipat berisiko mengalami kondisi pra-diabetes dan tiga kali lebih mungkin mengidap diabetes tipe 2.

baca juga

Prevalensi tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi pun 1,7 kali lebih tinggi pada partisipan dengan PCOS.

Kondisi detak jantung tidak teratur, atau aritmia, juga lebih umum di antara peserta dengan PCOS (5,6%) dibandingkan peserta tanpa PCOS (3,7%).

Peneliti pun menyarankan perubahan gaya hidup, seperti rutinitas olahraga, makan makanan bergizi, dan mendapat tidur yang lebih baik, untuk membantu menstruasi menjadi teratur dan meningkatkan kesehatan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Perempuan Pengidap PCOS Lebih Rentan Terserang Diabetes Hingga Hipertensi

Duh, Perempuan Pengidap PCOS Lebih Rentan Terserang Diabetes Hingga Hipertensi

Health | Rabu, 02 Maret 2022 | 18:21 WIB

Punya GERD dan PCOS, Ini Cara Fitri Tropica Pastikan Kehamilan Keduanya Tetap Sehat

Punya GERD dan PCOS, Ini Cara Fitri Tropica Pastikan Kehamilan Keduanya Tetap Sehat

Health | Rabu, 26 Januari 2022 | 14:24 WIB

Wanita Idap PCOS Berisiko Alami Bipolar, Kok Bisa?

Wanita Idap PCOS Berisiko Alami Bipolar, Kok Bisa?

Health | Kamis, 20 Januari 2022 | 17:00 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×