Turunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes, Cobalah Makan Pare Tiap Hari

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 04 Maret 2022 | 19:30 WIB
Turunkan Kadar Gula Darah Penderita Diabetes, Cobalah Makan Pare Tiap Hari
Ilustrasi pare.[Pixabay.com]

Suara.com - Pare salah satu makanan nabati yang memiliki rasa pahit sangat kuat. Anda bisa mengonsumsi pare sebagai makanan atau obat tradisional.

Karena, pare tinggi nutrisi berharga yang bermanfaat bagi kesehatan secara umum. Pare sangat efektif untuk mengobati beberapa kondisi, termasuk diabetes.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa pare efisien dalam menurunkan gula darah pada penderita diabetes. Senyawanya bertindak seperti insulin, yang membantu membawa glukosa ke dalam sel untuk energi.

Pare mengandung tiga zat aktif dengan sifat anti-diabetes. Mulai dari zat charanti yang memiliki efek menurunkan gula darah.

Lalu dilansir dari Express, ada vicine dan polipeptida-p, yang bekerja seperti insulin. Pare juga mengandung protein yang bekerja pada jaringan perifer dengan mengurangi gula darah dan nafsu makan.

ilustrasi gula darah (Pexels/Podrez).
ilustrasi gula darah (Pexels/Podrez).

Uji klinis empat minggu di Thailand bertujuan untuk menilai kemanjuran pare pada pasien diabetes dibandingkan dengan metformin, obat umum yang digunakan untuk mengobati diabetes tipe 2.

Penelitian menunjukkan bahwa 2.000 mg pare per hari mampu mengurangi kadar glukosa darah di antara pasien secara signifikan.

Pare juga mampu menurunkan gula darah lebih rendah dibandingkan dengan metformin dosis 1.000 mg/hari.

Para peneliti menyimpulkan bahwa pare memiliki efek hipoglikemik yang mengurangi kadar fruktosamin secara signifikan.

baca juga

Studi lain yang diterbitkan dalam Chemistry and Biology menemukan bahwa pare dapat meningkatkan penyerapan seluler gula dari darah dan meningkatkan toleransi glukosa tubuh.

Para peneliti di Malankara Catholic College juga menemukan bahwa senyawa pare tampaknya memiliki efek menguntungkan dalam mengendalikan dan mengobati diabetes.

Namun, mereka memperingatkan bahwa data uji klinis mengenai pare pada manusia masih terbatas.

Jika Anda ingin makan pare untuk menurunkan gula darah, lebih baik tidak mengonsumsinya lebih dari 2 buah melon sehari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Pasien Diabetes Sesuai Ilmu Kesehatan Ayurveda

Hal yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Pasien Diabetes Sesuai Ilmu Kesehatan Ayurveda

Health | Jum'at, 04 Maret 2022 | 17:03 WIB

Studi: Stres Buat Pasien Covid-19 Bisa Alami Peningkatan Gula Darah

Studi: Stres Buat Pasien Covid-19 Bisa Alami Peningkatan Gula Darah

Health | Selasa, 01 Maret 2022 | 11:57 WIB

Duh! Orang Dengan Covid-19 Parah Bisa Alami Diabetes Saat Terinfeksi, Kenapa?

Duh! Orang Dengan Covid-19 Parah Bisa Alami Diabetes Saat Terinfeksi, Kenapa?

Health | Senin, 28 Februari 2022 | 16:10 WIB

Terkini

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:40 WIB

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Ekosistem Produk Obat Derivat Plasma Mulai Dibangun, Indonesia Siapkan Jaringan Bank Plasma

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:06 WIB

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Orang Tua Kian Selektif, Flyon Kids Jadi Pilihan Penambah Nafsu Makan Anak

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Review Hepaherb, Suplemen Herbal untuk Mendukung Kesehatan Hati pada Penderita Hepatitis

Health | Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00 WIB

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Mikroplastik Ditemukan dalam Darah, Plasenta, hingga Otak: Apa yang Sudah Diketahui Ilmuwan?

Health | Senin, 13 Juli 2026 | 14:59 WIB

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

×