Sesak Napas Jangan Diabaikan, Ketahui Penyebabnya dan Kapan Waktu untuk Memeriksakannya ke Dokter

Jum'at, 11 Maret 2022 | 18:42 WIB
Sesak Napas Jangan Diabaikan, Ketahui Penyebabnya dan Kapan Waktu untuk Memeriksakannya ke Dokter
Sesak napas. [Freepik]

Suara.com - Banyak orang menghubungkan sesak napas setelah berjalan beberapa langkah dengan kondisi jantung atau paru-paru. Setelahnya, mereka mulai mengonsumsi pengobatan rumahan tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Ada juga yang berpikir bahwa sesak napas tersebut akibat dari olahraga yang mereka lakukan beberapa hari sebelumnya.

Itu semua adalah cara yang tidak direkomendasikan pakar, lapor Times of India.

Pengertian sesak napas

Sesak napas merupakan kondisi ketika tubuh tidak mendapatkan cukup udara untuk dihirup.

Akibatnya, orang cenderung bernapas lebih keras dan lebih cepat, tetapi tidak mampu menyediakan udara uang cukup di dalam paru-paru. Orang tersebut akan terengah-engah.

Situasi ini digambarkan ketika seorang non-pelari berlari selama beberapa waktu dan kemudian terengah-engah.

Ketika seseorang mengalami sesak napas setelah melakukan pekerjaan fisik ringan seperti berjalan atau menaiki tangga, artinya fungsi normal orang tersebut terpengaruh.

Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]
Ilustrasi sesak napas. [Shutterstock]

Penyebab sesak napas

Baca Juga: Ini Panduan Olahraga untuk Penderita Hipertensi Paru

Ada sejumlah alasan medis dan non-medis di balik sesak napas.

Untuk non-medis, orang dapat mengalami sesak napas saat kualitas udara pada tingkat berbahaya, suhu terlalu tinggi, atau melakukan olahraga berat.

Sementara alasan medisnya adalah gangguan kesehatan seperti alergi, asma, masalah jantung, penyakit paru-paru, pneumonia, obesitas, hingga tuberkulosis.

"Penyebab sesak napas karena bisa karena masalah paru-paru, jantung, ginjal atau otot. Jadi jika tidak ditangani, itu dapat menyebabkan penyakit utama pada paru-paru, ginjal, jantung, atau sistem otot apa pun," jelas konsultan pulmonologis, Kashmira Jhala, di Apollo Hospitals, Ahmedabad.

Jika kondisi diabaikan atau tidak didiagnosis dengan benar, maka kondisinya tidak dapat diobati selama perkembangan awal penyakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI