Shower untuk Mandi Bisa Jadi Tempat Berkembang Biak Bakteri dan Sebabkan Penyakit, Cek Kebersihannya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 13 Maret 2022 | 11:30 WIB
Shower untuk Mandi Bisa Jadi Tempat Berkembang Biak Bakteri dan Sebabkan Penyakit, Cek Kebersihannya
Ilustrasi Mandi (freepik)

Suara.com - Anda mungkin berpikir mandi dua kali setiap hari itu baik untuk kebersihan tubuh. Tapi, tak banyak yang menyadari bahwa mandi setiap hari itu juga bisa berisiko bagi kesehatan Anda.

Apalagi, Anda yang selalu mandi menggunakan shower. Karena, hampir tidak pernah seseorang memperhatikan kebersihan kepala shower-nya.

Menurut Hussain Abdeh, Inspektur Apoteker di Medicine Direct, kepala shower untuk mandi justru menjadi tempat berkembang biak semua jenis bakteri bila dibiarkan tetap basah setelah Anda mandi.

Selain kepala shower, air keran untuk mengisi bak mandi juga bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

"Pancuran dan keran air adalah tempat ideal untuk pertumbuhan bakteri," kata Hussain dikutip dari Express.

ilustrasi mandi. (Pixabay/kboyd)
ilustrasi mandi. (Pixabay/kboyd)

Menurut Mr Abdeh, sebagian besar bakteri yang tumbuh di kepala pancuran tidak akan membahayakan Anda, tetapi beberapa jenis bakteri dapat menyebabkan infeksi paru-paru.

Tapi, risiko ini memang sangat kecil dan sulit dibuktikan bahwa mandi bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan.

Meski demikian, apoteker menyarankan untuk membersihkan kepala pancuran dengan disinfektan setiap beberapa minggu.

"Anda juga harus melakukan hal yang sama pada keran air di kamar mandi untuk mencegah kerak dan mengurangi penumpukan bakteri," jelasnya.

baca juga

Selain masalah kebersihan pancuran dan keran, Hussain juga menyoroti bahaya terlalu sering mandi. Mandi terlalu sering bisa membahayakan sistem kekebalan tubuh.

Meskipun penting untuk menjaga kebersihan tubuh, Anda tidak perlu terlalu sering mandi.

Menurutnya, tubuh membutuhkan paparan kotoran dan bakteri dalam jumlah sedang untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Hal ini membantu membangun resistensi terhadap bakteri yang benar-benar berbahaya dan berpotensi berbahaya.

"Mandi yang berlebihan menghentikan paparan normal dari kotoran dan bakteri, yang dapat membuat sistem kekebalan lebih sensitif daripada yang seharusnya. Ini dapat membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Ampuh Membersihkan Keramik Kamar Mandi Berkerak

5 Cara Ampuh Membersihkan Keramik Kamar Mandi Berkerak

Lifestyle | Sabtu, 12 Maret 2022 | 15:12 WIB

Penuh Virus dan Bakteri, Kebersihan Kamar Mandi Penting Untuk Diperhatikan

Penuh Virus dan Bakteri, Kebersihan Kamar Mandi Penting Untuk Diperhatikan

Health | Jum'at, 11 Maret 2022 | 16:46 WIB

5 Tips Membuat Kamar Mandi Terlihat Terang meskipun Tanpa Jendela

5 Tips Membuat Kamar Mandi Terlihat Terang meskipun Tanpa Jendela

Your Say | Selasa, 08 Maret 2022 | 13:27 WIB

Terkini

Harga Pangan Nasional 18 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.150 per Kilogram

Harga Pangan Nasional 18 September: Cabai Rawit Merah Tembus Rp93.150 per Kilogram

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:33 WIB

Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya

Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya

Bali | Jum'at, 18 September 2026 | 09:32 WIB

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

Korea Utara Kirim Pesan ke Negara Tukang Kritik: Kami Punya Senjata Nuklir

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:28 WIB

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Reksa Dana Syariah Berbasis Saham Tambang Emas Global Bisa Jadi Investasi Masa Depan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:25 WIB

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

IHSG Masih di Level 6.500 Pagi Ini, Saham BYAN Langsung Terbang

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:19 WIB

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

AI Makin Butuh Koneksi Ngebut, Cadence Buktikan PCIe 6.0 Lolos Uji Pertama

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 09:15 WIB

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Ribuan Pebisnis Penuhi JICC Senayan, Global Sources Indonesia 2026 Sambut Ratusan Supplier Asia

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:09 WIB

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Merasa Dirugikan Beli Beras Fortifikasi, Konsumen Minta Uang Dikembalikan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:07 WIB

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

15 Manfaat Bedak Tabur untuk Riasan Tahan Lama dan Tetap Rapi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 09:01 WIB

Dorong Ekonomi Digital,  ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

Dorong Ekonomi Digital, ShopeePay dan BI Dorong Penggunaan QRIS bagi UMKM

News | Jum'at, 18 September 2026 | 09:00 WIB

×