facebook

Konsumsi Suplemen Vitamin D Berlebihan Bisa Sebabkan Ataksia, Apa Itu?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Konsumsi Suplemen Vitamin D Berlebihan Bisa Sebabkan Ataksia, Apa Itu?
Vitamin D (Pixabay/stevepb)

Jangan pernah minum suplemen vitamin D berlebihan, karena bisa menimbulkan sejumlah risiko.

Suara.com - Vitamin D membantu mengatur jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh, yang keduanya dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang, gigi dan otot.

Anda bisa mendapatkan vitamin D secara alami melalui paparan sinar matahari. Asupan vitamin D dari paparan sinar matahari tidak akan menyebabkan overdosis, tetapi berbeda dengan suplemen vitamin D.

Jika Anda mengonsumsi suplemen vitamin D, Anda cukup mengonsumsinya 10 mikrogram sehari. Menurut NHS, Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 100 mikrogram vitamin D sehari karena membahayakan kesehatan.

Salah satu bahaya overdosis vitamin D adalah ataksia. Ataksia adalah suatu kondisi neurologis yang bisa menyebabkan bicara seseorang tidak jelas dan tersandung akibat kelebihan vitamin D.

Baca Juga: Ibu Hamil Bisa Lindungi Janin dari Virus Corona Covid-19, Begini Caranya!

Meski demikian, kekurangan vitamin D juga telah dikaitkan dengan penyakit neurologis dan gangguan neuropsikologis, gangguan kognitif dan penyakit naurodegeneratif.

Ilustrasi Vitamin D (Elements Envato)
Ilustrasi Vitamin D (Elements Envato)

Cleveland mengatakan jangan mengonsumsi vitamin D dosis lebih tinggi dari yang direkomendasikan tanpa terlebih dahulu konsultasi dengan dokter.

"Tapi, dokter Anda mungkin merekomendasikan dosis vitamin D yang lebih tinggi bila perlu menyesuaikan dosis Anda," kata Cleveland dikutip dari Express.

Mereka juga menyarankan Anda untuk berhati-hati mengonsumsi vitamin A dalam dosis besar bersamaan dengan vitamin D. Vitamin A juga bisa mencapai tingkat racun dan menyebabkan masalah serius.

NHS mengatakan konsumsi terlalu banyak suplemen vitamin D dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan terlalu banyak kalsium menumpuk di dalam tubuh, yang melemahlan tulang dan merusak ginjal serta jantung.

Baca Juga: CDC Prediksi Virus Corona Covid-19 Bisa Jadi Penyakit Musiman

Jika melebihi batas atas, hal ini bisa menimbulkan perasaan mual. Tanda-tanda lain Anda telah mengonsumsi vitamin D berlebihan adalah muntah, kelemahan otot dan kehilangan nafsu makan.

"Keracunan vitamin D juga disebut hypervitaminosis D, adalah kondisi langka namun berpotensi serius yang terjadi ketika Anda memiliki jumlah vitamin D yang berlebihan dalam tubuh Anda," jelas NHS.

Keracunan vitamin D biasanya disebabkan oleh suplemen vitamin D dosis besar, bukan karena diet dan paparan sinar matahari.

Karena, tubuh Anda mengatur jumlah vitamin D yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari dan makanan yang diperkaya tidak mengandung vitamin D dalam jumlah besar.

Komentar