Konsumsi Suplemen Vitamin D Berlebihan Bisa Sebabkan Ataksia, Apa Itu?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 13 Maret 2022 | 14:59 WIB
Konsumsi Suplemen Vitamin D Berlebihan Bisa Sebabkan Ataksia, Apa Itu?
Vitamin D (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Vitamin D membantu mengatur jumlah kalsium dan fosfat dalam tubuh, yang keduanya dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang, gigi dan otot.

Anda bisa mendapatkan vitamin D secara alami melalui paparan sinar matahari. Asupan vitamin D dari paparan sinar matahari tidak akan menyebabkan overdosis, tetapi berbeda dengan suplemen vitamin D.

Jika Anda mengonsumsi suplemen vitamin D, Anda cukup mengonsumsinya 10 mikrogram sehari. Menurut NHS, Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 100 mikrogram vitamin D sehari karena membahayakan kesehatan.

Salah satu bahaya overdosis vitamin D adalah ataksia. Ataksia adalah suatu kondisi neurologis yang bisa menyebabkan bicara seseorang tidak jelas dan tersandung akibat kelebihan vitamin D.

Meski demikian, kekurangan vitamin D juga telah dikaitkan dengan penyakit neurologis dan gangguan neuropsikologis, gangguan kognitif dan penyakit naurodegeneratif.

Ilustrasi Vitamin D (Elements Envato)
Ilustrasi Vitamin D (Elements Envato)

Cleveland mengatakan jangan mengonsumsi vitamin D dosis lebih tinggi dari yang direkomendasikan tanpa terlebih dahulu konsultasi dengan dokter.

"Tapi, dokter Anda mungkin merekomendasikan dosis vitamin D yang lebih tinggi bila perlu menyesuaikan dosis Anda," kata Cleveland dikutip dari Express.

Mereka juga menyarankan Anda untuk berhati-hati mengonsumsi vitamin A dalam dosis besar bersamaan dengan vitamin D. Vitamin A juga bisa mencapai tingkat racun dan menyebabkan masalah serius.

NHS mengatakan konsumsi terlalu banyak suplemen vitamin D dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan terlalu banyak kalsium menumpuk di dalam tubuh, yang melemahlan tulang dan merusak ginjal serta jantung.

Jika melebihi batas atas, hal ini bisa menimbulkan perasaan mual. Tanda-tanda lain Anda telah mengonsumsi vitamin D berlebihan adalah muntah, kelemahan otot dan kehilangan nafsu makan.

"Keracunan vitamin D juga disebut hypervitaminosis D, adalah kondisi langka namun berpotensi serius yang terjadi ketika Anda memiliki jumlah vitamin D yang berlebihan dalam tubuh Anda," jelas NHS.

Keracunan vitamin D biasanya disebabkan oleh suplemen vitamin D dosis besar, bukan karena diet dan paparan sinar matahari.

Karena, tubuh Anda mengatur jumlah vitamin D yang dihasilkan oleh paparan sinar matahari dan makanan yang diperkaya tidak mengandung vitamin D dalam jumlah besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Madu dengan Beberapa Jenis Herbal Baik untuk Kesehatan, Ini Cara Buatnya

Konsumsi Madu dengan Beberapa Jenis Herbal Baik untuk Kesehatan, Ini Cara Buatnya

Lifestyle | Kamis, 10 Maret 2022 | 13:40 WIB

Tunda Penuaan, 6 Perubahan Gaya Hidup Ini Bisa Bikin Anda Tampak Lebih Muda 10 Tahun

Tunda Penuaan, 6 Perubahan Gaya Hidup Ini Bisa Bikin Anda Tampak Lebih Muda 10 Tahun

Lifestyle | Kamis, 10 Maret 2022 | 07:50 WIB

Masing-Masing Jenis Vitamin D Punya Fungsi yang Berbeda, Mana yang Perlu Dikonsumsi?

Masing-Masing Jenis Vitamin D Punya Fungsi yang Berbeda, Mana yang Perlu Dikonsumsi?

Health | Rabu, 09 Maret 2022 | 08:25 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB