Studi: Sumber Protein Dapat Mengurangi Risiko Tekanan Darah Tinggi

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 14 Maret 2022 | 01:05 WIB
Studi: Sumber Protein Dapat Mengurangi Risiko Tekanan Darah Tinggi
Ilustrasi makanan berprotein tinggi. (pixabay/stevepb)

Suara.com - Pada dasarnya, semua makanan yang memiliki nilai gizi, baik bagi kesehatan tubuh asal dikonsumsi dengan kadar yang pas.

Seperti sumber protein yang biasa ditemukan dalam kacang, makanan laut, dan daging tanpa lemak.

Sebuah penelitian yang terbit dalam jurnal Hypertension mencatat, sumber protein tersebut dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi.

Para peneliti dari Southern Medical University di China, mulai melihat data dari 12.117 orang dewasa di negara tersebut. Lalu setelah itu, mereka membandingkan kebiasaan makan peserta dengan tekanan darah mereka selama rata-rata enam tahun masa tindak lanjut.

Para peserta dinilai berdasarkan berapa banyak sumber protein yang mereka makan. Berdasarkan laporan yang dilakukan oleh mereka sendiri, sumber tersebut mulai dikelompokkan menjadi delapan kategori.

Delapan kategori itu adalah biji-bijian, biji olahan, daging olahan, daging mentah, unggas, makanan laut, telur, dan kacang-kacangan.

Dilansir dari Insider, orang yang makan empat atau lebih sumber protein yang berbeda, 66 persen lebih kecil mengembangkan tekanan darah tinggi dibanding mereka yang jarang mengonsumsi.

Meski begitu, penulis studi Dr. Xianhui Qin mengatakan, semakin banyak mengonsumsi protein secara keseluruhan belum tentu membuat kesehatan menjadi lebih baik.

Studi ini menunjukkan, orang yang mengonsumsi paling banyak dan paling sedikit protein, total keduanya lebih mungkin untuk mengembangkan tekanan darah tinggi, dibanding orang yang mengonsumsi dalam jumlah moderat.

baca juga

“Mengonsumsi makanan seimbang dengan protein dari berbagai sumber yang berbeda, bahkan berfokus pada sumber protein, dapat membantu mencegah tekanan darah tinggi,” ungkap Qin.

Di sisi lain, keterbatasan penelitian ini adalah bahwa datanya bersifat observasional, yang menunjukkan adanya hubungan, tetapi tidak dapat membuktikan bahwa sumber protein dapat mencegah darah tinggi.

Namun, para peneliti berteori bahwa seseorang dengan tekanan darah lebih sehat, berasal dari sumber protein yang berbeda. Misalnya, protein yang menyediakan asam amino esensial.

Penelitian juga menunjukkan mengonsumsi variasi makanan dapat membantu mendukung mikrobioma, di mana ini dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Selain itu, sumber serat (protein nabati) seperti kacang dan biji-bijian, dapat membantu meningkatkan mikrobioma yang sehat.

Penelitian menulis, mengonsumsi banyak sumber nabati dapat bermanfaat untuk kesehatan jantung seseorang, termasuk mengurangi tekanan darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Pisang yang Baik untuk Tubuh, Bisa Sukseskan Diet!

Manfaat Pisang yang Baik untuk Tubuh, Bisa Sukseskan Diet!

Bali | Minggu, 13 Maret 2022 | 18:49 WIB

Tidak Cuma Menurunkan Berat Badan, Ini 4 Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan!

Tidak Cuma Menurunkan Berat Badan, Ini 4 Manfaat Teh Hijau Bagi Kesehatan!

Your Say | Minggu, 13 Maret 2022 | 10:45 WIB

10 Makanan Lezat Berprotein Tinggi yang Mudah Ditemui, Yuk Incip

10 Makanan Lezat Berprotein Tinggi yang Mudah Ditemui, Yuk Incip

Your Say | Sabtu, 12 Maret 2022 | 13:13 WIB

Terkini

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

×