Pekerja Milenial Lebih Banyak Alami Masalah Mental Saat WFH, Apa Sebab?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 16 Maret 2022 | 13:25 WIB
Pekerja Milenial Lebih Banyak Alami Masalah Mental Saat WFH, Apa Sebab?
Ilustrasi depresi pada Pria (Unsplash/ Nik Shuliahin)

Suara.com - Bekerja dari rumah atau work from home (WFH) menimbulkan berbagai tantangan bagi para karyawan sendiri. Harapan bisa menyeimbangkan antara kehidupan pribadi dan pekerjaan karena waktu bekerja yang lebih fleksibel ternyata tidak benar-benar terwujud. 

Beban kerja yang seolah makin menumpuk selama WFH, juga jam kerja yang seolah tidak ada batasnya justru menyebabkan karyawan mengalami masalah kesehatan mental

Perusahaan multinasional Nestle mencatat bahwa gangguan mental selama WFH itu ternyata lebih banyak terjadi pada karyawan dari generasi milenial.

Ilustrasi seseorang yang depresi (unsplash.com)
Ilustrasi seseorang yang depresi (unsplash.com)

"Golongan milenial yang paling banyak memerlukan bantuan menghadapi tantangan mental. Mungkin kalau pekerja para ibu, dengan anak 3, mereka sudah cukup matang karena tripple burden yang telah dihadapi, pekerjaan, anak, dan sebagai ibu serta istri dalam waktu yang sama," kata President Director of Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar dalam webinar bersama Yayasan Pulih, Rabu (16/3/2022).

Menurut Ganesan, perusahaan juga perlu berperan dalam mengatasi masalah kesehatan mental karyawannya. Oleh sebab itu, Nestle Indonesia juga memberikan program dukungan berupa layanan psikologi bagi karyawan yang mengalami gangguan mental.

"Dilakukan secara one on one dengan seorang psikologi profesional. Jadi mereka mereka lebih nyaman untuk menyerahkan masalah. Karena mungkin obat yang paling penting sebenarnya butuh seseorang untuk mendengar, bukan dari keluarga dan bukan dari lingkungan pekerjaan untuk mendengarkan segala keluhan mereka," tuturnya.

Kondisi berbeda terjadi pada penyandang disabilitas. Orang-orang yang kerap dikategorikan menjadi kelompok rentan itu dicatat tidak terlalu mengalami banyak gangguan mental selama pandemi Covid-19.

Platform pencarian kerja khusus disabilitas, Difalink, mencatat bahwa tawaran pekerjaan bagi para disabilitas justru lebih banyak dibandingkan debelum pandemi.

"Itu beragam, ada yang dikerjakan secara online dan ada yang offline," kata Founder and CEO of Difalink Suri Filan. 

baca juga

Untuk menangani masalah kesehatan para penyandang disabilitas, Difalink juga memiliki komunitas di mana terdapat layanan untuk bisa bercerita mengenai segala keluh kesah yang dirasakan. 

"Hanya sedikit yang curhat dan mengaku mereka khawatir tentang karir selama pandemi ini," kata Suri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mandi Air Dingin Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental, Ini Alasannya!

Mandi Air Dingin Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental, Ini Alasannya!

Health | Rabu, 16 Maret 2022 | 12:03 WIB

4 Tanda Kamu Burnout, Bukan Malas

4 Tanda Kamu Burnout, Bukan Malas

Your Say | Rabu, 16 Maret 2022 | 10:30 WIB

Masalah Kesehatan Mental AnakDi Amerika Semakin Buruk, Kenapa?

Masalah Kesehatan Mental AnakDi Amerika Semakin Buruk, Kenapa?

Health | Selasa, 15 Maret 2022 | 12:35 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×